Polda Jabar Temukan Pelanggaran di Hulu Sungai Cimanuk

by -110 views

Kepolisian Daerah Jawa Barat menemukan dugaan pelanggaran yang terjadi di Hulu Sungai Cimanuk yang disinyalir menjadi penyumbang sebab banjir bandang yang menerjang Garut dua pekan lalu.

Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Bambang Waskito menuturkan, dugaan tersebut mereka peroleh usai menurunkan tim setelah satu hari banjir menimpa Garut. Pihaknya mendapatkan fakta yang bisa diprasangkakan. Menurut dia, dari fakta yang ditemukan tersebut terdapat tiga undang-undang yang dilanggar yaitu undang-undang yang menyangkut lingkungan hidup, kehutanan, dan korupsi.

“Namun kami memohon kepada gubernur, dalam penyelesaian masalah ini kami tidak bisa bekerja sendiri. Kalau memang diizinkan kami ingin bentuk tim. Di antaranya untuk menunjukkan batasan kawasan lindung, dan soal korupsinya juga karena di sana diduga ada permainan uang (sehingga ada aktifitas yang bukan peruntukkannya),”ujar dia dalam Rapat Kordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Barat dalam rangka penanganan pasca bencana Kabupaten Garut dan Sumedang, serta pembentukan Satgas Citarum, Cimanuk dan Kawasan Bandung Utara di Ruang Sanggabuana, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa, 4 Oktober 2016.

Namun, ketika dikonfirmasi lebih lanjut usai rapat, Bambang enggan menuturkan detil fakta-fakta yang mereka temukan. Dia khawatir pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran menghindari upaya mereka untuk mencari keterangan terkait banjir bandang tersebut.

“Itu masih dalam proses penyidikan, tidak boleh diungkapkan nanti kabur semua, ya faktanya ada kebon sayur. Kita baru membidik ketiga undang-undang itu. Fakta-fakta yang ada mengarah ke situ, nanti kita sidik lagi supaya kelihatan duduk permasalahannya,”ucap dia