Polisi Bagikan Brosur “Peta Mudik Asyik”

by -25 views

Polisi Bagikan Brosur “Peta Mudik Asyik”

Jatinangorku.com – Jajaran Satlantas Polres Bandung membagikan brosur atau “Peta Mudik Asyik” Lebaran 2014 di pintu keluar Tol Cileunyi, depan Pos Lantas Polres Bandung, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung, Minggu (20/7) sore. Peta mudik tersebut memberikan informasi kepada para pemudik atau pengendara yang melakukan mudik Lebaran.

“Pembagian brosur itu selain di wilayah Cileunyi, juga dilaksanakan di Pasteur, Padalarang, dan di lokasi pertokoan dengan melibatkan polwan dan polisi lalu lintas, ” ujar Kapolres Bandung, AKBP Jamaludin, S.I.K. didampingi Kasat Lantas Polres Bandung, AKP Eko Munarianto melalui Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Satlantas Polres Bandung, Iptu Shandy Mardiansyah.

Menurut Shandy, melaksanakan pembagian brosur peta mudik Lebaran kepada para pengendara roda empat dan roda dua itu untuk memberikan informasi tips aman berkendara.

“Pada brosur itu juga terdapat data titik-titik pos pengamanan polisi mudik Lebaran. Yaitu dari mulai Cileunyi sampai Nagreg,” kata Shandy kepada wartawan, usai membagikan brosur peta Lebaran di Pos Satlantas Polres Bandung di Cileunyi, Minggu sore.

Di samping itu, kata Shandy, pada brosur itu juga terdapat informasi titik SPBU, rumah makan, tempat ibadah, rumah sakit dll. Termasuk dilengkapi jarak tempuh.

“Pada brosur itu juga terdapat informasi tentang jalur alternatif Sumedang, Cijapati, selain dilengkapi dengan informasi pengalihan arus,” katanya.

Menurutnya, pihak kepolisian dalam pengamanan mudik Lebaran setiap tahunnya membentuk tim urai untuk menghindari kemacetan.

“Tim urai ditempatkan di jalur Limbangan Garut dan satu lagi di Leles,” katanya.

PKL Kahatex

Namun ketika disinggung tentang pengendalian PKL di depan PT Kahatex, Jalan Bandung-Garut, Kab. Sumedang, Shandy mengatakan, belum dapat informasi mulai kapan mereka akan ditertibkan.

“Tetapi kami akan terus koordinasi dengan jajaran Polres Sumedang dalam upaya penertiban PKL di depan Kahatex,” katanya.

Menurutnya, keberadaan pasar tumpah di Jalan Raya Bandung Garut, di depan PT Djarum Super setiap hari Minggu berpotensi menimbulkan kemacetan.

Jajaran kepolisian juga mengimbau kepada para pemudik agar tidak menggunakan sepeda motor. “Mudik Lebaran tidak menggunakan sepeda motor karena berisiko tinggi dan untuk menekan angka kecelakaan,” katanya.

Memasuki hari Minggu, arus mudik Lebaran sudah terlihat. Ini terlihat dari mulai adanya pengendara mobil yang membawa barang di bagian atas kendaraan

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/