Polisi Razia Pedagang Miras dan Petasan

by -31 views

miras-jatinangorjatinangorku.com – Memasuki bulan Ramadan, jajaran Polsek Jatinangor dan Polsek Cileunyi akan terus memantau dan merazia para pedagang yang menjual minuman keras (miras) di wilayah hukum masing-masing.

Tidak hanya itu, polisi pun akan me­nyita petasan yang diperjualbeli­kan dengan tidak ada izin, termasuk melakukan tindakan tegas terhadap penjualnya.

Ketua LSM Forrbeka, Sitam Rasyid mengatakan, memasuki bulan Rama­dan, miras dan petasan seharusnya ditertibkan aparat kepolisian. Sebab, selain meresahkan, juga membuat situasi saat berpuasa tidak nyaman. Pada malam hari, suara petasan sering mengganggu orang yang beriba­dah.

“Yang paling riskan adalah pere­da­ran miras. Sebab, belakangan ini pemakainya adalah anak-anak pelajar. Dikhawatirkan apabila tidak dilaku­kan razia atau penertiban, keberada­an miras akan kian marak di Jatinangor,” kata Sitam kepada wartawan di Jatinangor, Rabu (10/7).

Menurut Sitam, pihaknya pun siap membantu aparat kepolisian dalam mengungkap serta membubarkan tempat dan kios penjual miras. Bahkan, pihaknya sudah menemukan titik-titik yang diduga menjadi tempat pengolahan miras oplosan.

“Kami siap membantu aparat kepolisian jika dibutuhkan. Yang jelas, aparat kepolisian yang paling berwenang menangani miras. Sekali lagi, jika diperlukan, kami siap membantu bersama ormas Islam lainnya,” kata­nya.

Kapolsek Jatinangor, Kompol Roedy de Vries menyambut baik program LSM dan beberapa ormas Islam terkait upaya memerangi miras dan petasan di bulan Ramadan tersebut. Menurut Roedy, pihaknya siap me-nertibkan dan siap menyapu bersih peredaran miras di Jatinangor. Tidak hanya bulan Puasa, tetapi pada bulan-bulan lainnya.

“Kita siap menyapu bersih dan melakukan razia ke beberapa tempat. Nanti kita lakukan secara sembunyi-sembunyi. Pokoknya kita babat habis miras di Jatinangor,”pungkasnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kapolsek Cileunyi Kompol Asep Gunawan mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantuan terhdap para pedagang jamu atau kios-kios yang kemarin terjaring 

dan berhasil disita puluhan botol miras. Pihaknya pun akan kembali menindaknya jika mereka membandel menjual miras.

“Kita sangat berharap ada informasi dari masyarakat jika menemukan atau mengetahui adanya kios atau toko yang masih menjual miras. Kami pun akan memberikan tindakkan tegas terhadap para pedangang miras tersebut dengan sanksi tindak pidana ringan,” terangnya.

(B.115)**­