Politikus Gaek Sumedang Meninggal Dunia

by -35 views

Politikus Gaek Sumedang Meninggal Dunia

Jatinangorku.com – Perhelatan Pilkada 2008 membuktikan bahwa anggota dewan yang satu ini, benar-benar seorang politikus.

Kelihaiannya melobi membuat partainya mampu mengusung calon kepala daerah meski secara kursi di dewan partai ini tak bisa mengusung calon kepala daerah. Sejak saat itu, kader partai ini disebut sebagai politisi gaek.

Kini, politisi gaek itu, Ending Ahmad Sajidin (76), telah meninggal dunia, Senin malam pukul 19.30 di rumahnya di Bendungan, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara.

Ending Ahmad Sajidin adalah kader yang lahir dari partai politik yang muncul di masa reformasi. Ending menjadi kader Partai Bulan Bintang dan menjadi calon anggota legislatif pada pemilu legislatif 1999.

Setelah berhasil duduk di kursi dewan di Sumedang, karir dan kiprah politiknya sangat cemerlang. Penuh dengan ide dan langkah inovati, aspiratif dan kritis.

Berturut-turut hingga pileg 2009, Ending terus maju kembali menjadi calon anggota dewan dan terpilih sampai tiga periode. Di akhir masa tugas periode 2009-2014, Ending sakit terkena kanker prostat.

Meski harus bolak-balik dirawat di rumah sakit, Uwa Ending, begitu sebutan akrabnya, tetap semangat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Jika tak merasakan sakit yang hebat, Uwa Ending tak pernah absen mengikuti sidang paripurna dan agenda lainnya.

Dalam paripurna, Uwa Ending kerap interupsi karena politisi ini menilai banyak hak yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Uwa Ending sebagai politisi tak perlu diragukan lagi. Lobi dan komunikasi politiknya sangat andal dan santun. Apalagi, jika harus menghadapi massa pendemo, tidak ada situasi yang tak dapat dikendalikan oleh politisi senior ini.

“Bapak kini sudah meninggal dan terlalu banyak peran beliau yang dapat menjadi pelajaran berharga bagi kader separtai atau politisi lainnya,” kata Kurniawan Abdurahman, Sekretaris PBB Sumedang sekaligus membenarkan kabar duka ini, Senin (14/7/2014) malam.

Ending banyak menjadi panutan politisi lainnya, apalagi politisi muda. Di saat sakit, Uwa Ending tetap ingin berdiskusi soal politik dan keadaan Sumedang. Tak jarang, jika sesama anggota dewan dan rekan lainnya sering terlibat diskusi panjang meski Ending sedang sakit di tempat tidur rumah sakit.

“Beberapa bulan lalu Uwa Ending masih berdiskusi dengan saya, meski telentang sakit, tapi ia selalu mengajak ngobrol saya,” kata anggota dewan dari PKS drg. Rahmat Juliadi.

Dua atau tiga bulan ini, Uwa Ending memang sudah kesulitan bangun. Sakit prostatnya terus menyerangnya hingga menghembuskan nafas terakhirnya.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/