Polres Sumedang Baru Ciduk 5 Tersangka Terkait Penyebar Hoax dan Pengeroyokan Opang di Jatinangor

by -36 views

 Kepolisian Resor (Polres) Sumedang telah mengamankan lima tersangka terkait kasus sweeping dan pengeroyokan pengendara ojek pangkalan di Jatinangor.

Kelima tersangka yang berinisial JJ, RS, A, H, dan WPA, diamankan sebagai pelaku penyebaran hoax yang mengakibatkan pengendara ojek online melakukan sweeping di Jatinangor dan pelaku pengeroyokan.

JJ, RS, A, dan H ditangkap pihak kepolisian dengan tuduhan pelaku ujaran kebencian dan permusuhan antar golongan, sementara WPA ditangkap dengan tuduhan tindak pidana kekerasan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata, ketika ditemui Tribun Jabar di Mapolres Sumedang,

AKBP Hari Brata mengatakan, kejadian tersebut bermula dari informasi bahwa ada ojek online yang diintimidasi oleh oknum ojek pangkalan di Jatinangor.

“Kemudian si korban memviralkan informasi bahwa yang bersangkutan telah dipukul oleh oknum ojek pangkalan (opang),” ujar AKBP Hari Brata.

Informasi viral tersebut, Kapolres Sumedang tersebut mengungkapkan, masuk ke grup media sosial ojek online sehingga akhirnya massa berkumpul dan menyerang ojek pangkalan di Jatinangor.

Empat tersangka penyebar ujaran kebencian dijerat pasal 45 junto pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman kurungan penjara enam tahun atau denda satu milyar rupiah.

Sementara satu tersangka penganiayaan dijerat pasal 170 ayat 1 KUH Pidana dengan ancaman hukuman kurungan maksimal lima tahun enam bulan.

“Tersangka masih ada kemungkinan bertambah karena kami masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman,” ujar Kapolres Sumedang tersebut.

 

 

 

Sumber : http://jabar.tribunnews.com