Polres Sumedang Siapkan Penembak Jitu di Sejumlah Lokasi Rawan Kasus Curat

by -55 views



Jatinangor (8/8)

SUMEDANG, (PRLM).- Polres Sumedang tengah menyiapkan sejumlah sniper (penembak jitu) untuk ditempatkan di beberapa lokasi rawan kasus curat (pencurian dengan pemberatan) bajing luncat (perampok-red).

Mereka akan berpakaian preman dan siap mengantisipasi, menjaga sekaligus melindungi para pemudik dari gangguan bajing luncat menjelang lebaran nanti.

“Kami menyiapkan para personel sniper ini mengacu pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Di Sumedang ini, ada beberapa jalur rawan bajing luncat yang perlu diantisipasi pada lebaran tahun ini,” kata Kasat Reskrim Polres Sumedang, Ajun Komisaris Suparma ketika ditemui di Mapolres Sumedang, Selasa (7/8).

Ia mengatakan, untuk jumlah para sniper akan diberitahukan langsung oleh Kapolres Sumedang, Ajun Komisaris Besar Eka Satria Bhakti pada gelar pasukan “Operasi Ketupat Lodaya 2012” pada H-7 sekitar tanggal 10-11 Agustus nanti.

Para penembak jitu tersebut akan ditempatkan di sejumlah lokasi rawan bajing luncat, yakni di Jalan Cadaspangeran, Kec. Pamulihan serta di sepanjang ruas jalan dari mulai Jalan Cimalaka sampai Jalan Tomo. Mereka akan siaga dan standby di sejumlah titik yang sudah ditentukan, terutama penjagaan malam hari.

“Para sniper ini mulai efektif bertugas setelahnya gelar pasukan nanti. Jadi, dalam pengamanan lebaran, kita menjadi tim tindak kasus kejahatan. Selain rawan bajing luncat, di kedua jalur itu pun rawan kepadatan arus lalu lintas,” kata Suparma.

Selain menyiapkan sejumlah sniper, menurut dia, polres pun akan mengintensifkan peran Babinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Kamtibmas) di lingkungan masyarakat.

Upaya itu guna mengantisipasi kasus pencurian di rumah kosong milik warga yang dtinggalkan mudik para pemiliknya. Sebab, ketika para pemiliknya mudik lebaran, rumah kosong rentan disatroni maling.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat sebelum mudik harus menitipkan rumahnya kepada tetangga atau aparat RT dan RW setempat. Hal itu, supaya rumahnya terus terpantau setiap saat. Kami pun akan mengintensifkan pemantauan kondisi di lingkungan warga, terutama mencegah kasus pencurian. Upaya ini bagian dari pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1433 H, dalam rangka melindungi dan memberi rasa aman kepada masyarakat,” kata Suparma. (A-67/A-89)***

sumber : pikiran-rakyat