Polsek Cileunyi Berhasil Tangkap 3 Tersangka Pembobolan Spesialis Toko

by

Kepolisian Sektor Cileunyi berhasil menangkap tiga pelaku pembobolan spesialis toko di Jalan Raya Cileunyi, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Rabu (21/3). Setiap kali beraksi para tersangka berinisial Am (44), DF alias Uling (34), dan Da alias Medi (40) selalu menguras habis berbagai jenis barang seperti pakaian, sepatu, dan helm.

Akibat perbuatan tersangka tersebut, para pemilik toko menderita kerugian hingga ratusan juta. Penangkapan itu diketahui bermula pada Rabu (1/2) lalu, saat mereka menggasak seluruh isi toko baju Sabaraya.

“Saat beraksi di toko tersebut pelaku menggunakan kendaraan mobil merek Suzuki APV warna biru metalik dengan No. Pol D 1785 KM. Setelah diselidiki ternyata itu mobil rental yang sengaja dirental oleh tersangka Am. Satu persatu akhirnya pelaku kami tangkap,” ucap Kepala Polres Bandung Ajun Komisaris Besar Sandi Nugroho melalui Kapolsek Cileunyi Komisaris Adang di Mapolsek Cileunyi, Rabu (21/3).

Menurut Adang, para tersangka tersebut sering melancarkan aksi perampokan di daerah lain seperti toko helm di Tasikmalaya, Warnet di Majalaya, gudang besi di Rancaekek, toko baju di Cimindi, Citereup, Cihanjuang serta Cimahi. “Untuk sementara yang berhasil kita ungkap ada 11 TKP perampokan,” tuturnya.

Setiap kali beraksi para tersangka tersebut selalu membawa satu gunting baja, dua linggi, satu buah obeng dan gunting. Semua alat tersebut digunakan untuk membongkar toko-toko yang menjadi sasaran mereka.

“Saat ini kami tengah mengembangkan penyelidikan dan tengah mencari tersangka lainnya bernama Ujang Bonon,” tuturnya.

Ia pun berharap agar setiap toko dipasang CCTV agar mempermudah pengawasan apabila terjadi perampokan. “Tetapi CCTV tersebut harus berwarna agar kelihatan. CCTV sangat mempermudah penyelidikan,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Polsek Cileunyi berhasil mengagalkan perampokan ATM Bank BRI di Jln. Raya cileunyi Desa Cileunyi Wetan, pada Selasa (20/3) dini hari. Dari penggerebekan itu polisi berhasil menangkap dua tersangka yakni Sya (21) dan Ha (19).

Kedua tersangka tersebut masih tercatat sebagai mahasiswa di salah satu universitas negeri ternama di Kota Bandung. “Alasan mereka untuk melakukan pembobolan ATM karena memerlukan uang,” ucap Kapolsek. (A-194/A-108)***

Sumber : Pikiran-Rakyat