Program BLSM Perlu Dievaluasi

by -63 views

Program BLSM Perlu Dievaluasi

Jatinangorku.com – Program Bantuan Langsung Tunai Sementara Masyarakat (BLSM) yang digulirkan pemerintah pusat dalam dua tahap jangan sampai membuat penerima menjadi bodoh dan malas. Terutama masyarakat miskin usia produktif. Mereka selayaknya didorong melalui program pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Demikian dikatakan Erwin Johari, S.Sos., pelaku usaha menengah kecil yang aktif dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Masyarakat Perdesaan (MP) Desa Tenjolaya, Kec. Cicalengka, Kab. Bandung kepada “GM” di Cicalengka, Jumat (6/9).

Menurutnya, program BLSM perlu dievaluasi agar tidak salah sasaran atau tidak mendidik. “Saya sempat melontarkan penolakan bantuan BLSM ini karena bisa membuat warga tidak mau berpikir maju. Dalam bantuan kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak ini warga hanya menjadi penerima hak saja, sedangkan kewajibannya apa,” katanya.

Selain melalui BLSM, ia menyatakan, untuk membantu ekonomi masyarakat selayaknya dilakukan dengan solusi terbaik. Misalnya anggaran BLSM sebesar Rp 100 juta diberikan kepada sebuah daerah atau wilayah.

“Uang sebesar itu bisa dimanfaatkan untuk modal usaha masyarakat. Tetapi diberikannya tidak dalam bentuk uang. Misalnya berupa barang guna membantu usaha,” katanya.

Menurutnya, uang sebesar itu bisa digunakan untuk membantu mereka yang bergerak dalam bidang usaha, bisnis, peternakan, perbengkelan, dan usaha lainnya. “Jadi lebih tepat anggaran BLSM itu digunakan untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Supaya ada keberlangsungan,” harapnya.

Tokoh masyarakat Desa Tenjolaya ini juga mengusulkan empat program yang berkaitan dengan masyarakat luas. Di antaranya meningkat profesionalisme di tingkat pemerintahan desa hingga RW dan RT.

Sumber : http://klik-galamedia.com