Proyek Pengurukan Dikeluhkan Warga

by -114 views

Proyek Pengurukan Dikeluhkan Warga

Jatinangorku.com – Sejumlah warga di Kp. Patrol, Desa Nanjungmekar, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung saat ini mengeluhkan pengurukan lahan untuk proyek pembangunan perumahan yang letaknya berdekatan dengan permukiman penduduk sekitar. Pengurukan ini berlokasi di Jalan Raya Cicalengka, Desa Sindangpakuon, Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang.

“Pengurukan lahan perumahan itu menimbulkan genangan air bercampur endapan lumpur di jalan,” ujar Yayan (42), warga Kp. Patrol kepada “GM”, Kamis (5/9) sore.

Menurutnya, akigat genangan air di jalan tersebut, dalam beberapa hari terakhir banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh karena jalanan yang licin. “Imbas pengurukan untuk perumahan itu, warga kami yang terkena imbasnya. Selain itu, banyak pengendara sepeda motor yang jatuh dan mengalami kecelakaan,” katanya.

Hingga saat ini, sejumlah warga yang terkena imbas dari proyek pembangunan tersebut belum pernah diajak berkoordinasi. Apalagi dimintai izin tetangga. “Sementara lokasi pengurukan sangat berdekatan dengan rumah warga. Seharusnya, kami yang terkena imbas pembangunan diajak bicara,” katanya.

Ia mengatakan, pendirian berbagai bangunan ada aturan mainnya. Di antaranya, rumah warga yang letaknya beberapa puluh meter dari lokasi proyek dimintai izin tetangga atau izin warga. Izin ini bisa menjadi salah satu syarat kelangsungan pembangunan. 

“Walaupun lokasi pembangunan dengan permukiman warga ini beda desa maupun kecamatan. Yang namanya izin tetangga yang bakal atau sudah terkena imbas dari pembangunan tersebut, tetap harus ada,” tegasnya. 

Yayan juga mengatakan, kemarin di lokasi proyek pengurukan masih berlangsung. “Sebenarnya, kami tidak akan menghambat proyek perumahan tersebut. Tetapi jangan sampai ada warga yang dirugikan,” katanya.

Ia berharap pemerintah terkait turun tangan. Jangan sampai warga berontak. “Ini harus menjadi perhatian semua pihak sehingga pelaksanaan pembangunan tidak merugikan orang lain. Selain itu, dalam hal perizinan masyarakat setempat harus dilibatkan,” ucapnya.

Sumber : http://klik-galamedia.com