PT Kahatex Tolak PKL Berjualan di Dalam Pabrik

by -141 views

PT Kahatex menolak permintaan Satpol PP Kabupaten Sumedang untuk memberikan izin kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di dalam pabrik dengan alasan mengganggu dan membahayakan proses produksi.

Sebelumnya, Satpol PP Kabupaten Sumedang berencana meminta izin agar PKL yang berada di sepanjang trotoar PT Kahatex dialihakan ke dalam pabrik. Pasalnya, keberadaan PKL tersebut sering menimbulkan kemacetan di Jalan Raya Bandung-Garut. Terutama di jam-jam pergantian sif kerja.

Kepala Bagian Umum PT Kahatex, Luddy Sutedja mengatakan, persoalan para pedagang yang diduga menjadi biang kemacetan jalan bukan menjadi urusan perusahaan.

Menurut Luddy, terjadinya kemacetan di wilayah tersebut banyak faktor penyebabnya. Seperti hilir mudik para karyawan PT Kahatex hingga banyaknya anggkot yang mengetem di badan jalan dengan tidak tertib.

“Kenapa PT Kahatex yang harus menyiapkan lahan buat para pedagang. Persoalan limbah saja belum selesai, masa harus mengurus tempat didalam pabrik untuk para pedagang,” ujar Luddy kepada Tribun via telepon seluler, Minggu (21/8).

Menurut Luddy, angkot yang mengetem menunggu karyawan atau penumpang merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan kemacetan lalu lintas dengan ekor yang snagat panjang disamping adanya PKL.

“Angkot yang mengetem hingga tiga baris ini yang menyebabkan kemacetan. Masa ia pabrik juga harus bikin terminal angkot di dalam,” ucapnya