Puluhan Warga Jatinangor Jadi Korban, Penipuan Berkedok Investasi

by -70 views

Puluhan Warga Jatinangor Jadi Korban, Penipuan Berkedok Investasi

Jatinangorku.com – Puluhan warga Jatinangor dan Sukasari, Sumedang mengaku tertipu hingga ratusan juta rupiah setelah menanam saham di salah satu perusahaan tambang emas Timur Tengah. Ternyata semua hanya modus penipuan berkedok investasi.

Menurut salah seorang korban, warga Desa/Kec Sukasari, Dadang (36), beberapa warga di Kec. Sukasari berinventasi pada tahun 2012. Sebab beberapa penanam saham terlihat berhasil.

Warga pun tertarik menitipkan modal di kisaran puluhan hingga ratusan juta rupiah. Transaksinya melalui seorang perantara (kordinator), yakni AR dan EN, warga Desa Sayang Kec. Jatinangor.

“Tahap awal, saya hanya menitipkan Rp 6 juta atau 1/2 lot kepada AR dan EN. Karena bagi hasilnya lancar, saya menambahkan uang titipan menjadi 2 lot atau Rp 26 juta,” katanya. Bagi hasil melalui rekening bank sekitar Rp 3 juta/bulan itu hanya diterimanya selama 3 bulan.

Setelah itu bagi hasil terhenti. “Ketika saya tanyakan kepada perantara usaha selalu dijawab dengan alasan yang tak jelas,” katanya. 

Akhirnya, sebagian korban menganggap uang itu hilang. “Mau lapor ke mana Kang, sementara tak ada bukti fisik atau tertulis hitam di atas putihnya,” ujarnya yang diiyakan korban lainnya.

Didominasi PNS

Diakui korban, nasabah perusahaan tambang emas ini cukup banyak, termasuk warga Kec. Sukasari dan Jatinangor. Korban kebanyakan berstatus PNS Pemkab Sumedang.

Sementara, salah seorang PNS di Pemkab Sumedang yang enggan disebutkan namanya mengaku ikut menjadi korban dan merugi ratusan juta rupiah (20 lot).

Menurutnya, “pelopor” usaha yakni ARD, warga Dusun Dangdeur, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung. “Berkat kepiawaiannya melebarkan sayap usaha, dia membuka jaringannya berupa agen (kordinator) di Sumedang,” katanya.

Ia juga membenarkan usaha tersebut tak jelas perjanjian tertulisnya. Menurutnya, kordinator yang disebut-sebut kaki tangan ARD pun kini turut mengaku menjadi korban. 

Kapolsek Jatinangor, Komoisaris Roedy De Vrise mengimbau warga mewaspadai segala bentuk dugaan yang akan mengganggu kamtibmas. “Lapor kepada kami jika ada aktivitas yang diduga akan mengganggu kenyamanan warga,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com/