Puskesmas Jatinangor Raih Predikat Akreditasi Utama

by -433 views

Tampil menjadi yang utama merupakan kebanggaan tersendiri bagi siapa saja.

Kebanggan itu dirasakan Puskesmas Jatinangor yang berhasil meraih akreditasi utama dalam dunia kesehatan. Penghargaan ini diberikan oleh lembaga indepen akreditasi. 

Kepala Puskesmas Jatinangor Amie Fitriah mengatakan, capaian ini diraih puskesmas yang dipimpinnya.

Ini artinya, kata Amie, Puskesmas Jatinangor mendapat pengakuan dari masyarakat dan juga lembaga akreditrasi atas pelayanan kesehatan yang diselenggarakannya.

Padahal, di Jatinangor, terdapat sekitar 18 klinik swasta dan beberapa klinik internal lembaga lainnya yang siap sedia melayani kesehatan masyarakat.

Akreditasi merupakan pengakuan terhadap puskesmas yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi, yang ditetapkan oleh menteri.

Setelah dinilai bahwa puskesmas itu memenuhi standar pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama, dan yang telah ditetapkan untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan.

“Kami berhasil meraih akreditasi utama pada awal April 2018 ini setelah melewati seluruh penilaian yang terdiri atas banyak bab,”

Amie menuturkan, proses menuju raihan ini tidaklah mudah. Tim Puskesmas Jatinangor harus melewai 795 kriteria penilaian yang dibahas, disampaikan, dan dinilai melalui dokumen akreditasi dengan banyak bab.

Sebagian besar bab, kata Amie, harus mendapatkan nilai minimal 80% dan bab lainnya 60%
poin untuk lolos ke akreditasi berikutnya.

Bab yang mendapat nilai 80% itu, kata Amie, adalah Penyelenggaraan Pelayanan Puskesmas (PPP); Kepemimpinan dan Manajemen Puskesmas (KMP); UKM yang Berorientasi Sasaran (UKMBS); Kepemimpinan dan Manajemen UKM (KMUKM); Layanan Klinis yang Berorientasi Pasien (LKBP); dan Manajemen Penunjang Layanan Klinis (MPLK).

Sedangkan, kata Amie, bab lainnya yang mendapatkan nilai 60% adalah Peningkatan Mutu Puskesmas (PMP); Sasaran Kinerja UKM (SKUKM); dan Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien (PMKP).

 

“Standar akreditasi puskesmas terdiri dari 3 bagian dan 9 bab. Di antaranya standar administrasi dan manajemen yang meliputi, penyelenggaraan pelayanan kesehatan, kepemimpinan dan manajemen puskesmas. Lalu, peningkatan mutu puskesmas, kalau tiap bab nilainya sampai 80 maka hasilnya akreditasi utama,” tuturnya.

Amie menjelaskan, beberapa hal mempunyai bobot berat penilaian di antaranya diadakannya Taman Obat Keluarga (Toga) di halaman puskesmas. Di taman ini, disertakan pula wawasan tentang toga yang akan dibaca pengunjung puskesmas.

Dengan raihan akreditasi utama ini, puskesmas ini dipercaya akan melayani pasien dengan prima. Puskesmas Jatinangor mendapat kunjungan psaien sekitar 300 orang/hari dengan jumlah kapitasi puskesmas sebanyak Rp125 juta/bulan.

Amie menambahkah, puskesmas ini juga mempunyai tempat tidur sebanyak 18 unit untuk pelayanan rawat inap. Selain itu, diselenggarakan pula pelayanan persalinan 24 jam

 

 

 

 

Sumber : https://ruber.id