Putus Kontrak, Persib Sudah Penuhi Hak Finansial Pemain

by -20 views

Jatinangorku.com – PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selaku pengelola klub menyatakan kontrak seluruh skuat Maung Bandung telah berakhir pada 15 Mei lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Operasional PT PBB, Risha Adhi Widjaya. Menurutnya, salah satu pertimbangan pemutusan kontrak pada 15 Mei, berdasarkan surat edaran dari PT Liga Indonesia (LI) selaku pengelola kompetisi domestik yang menyatakan bahwa kompetisi dihentikan pada 2 Mei.

“Dengan surat yang diberikan oleh PT Liga Indonesia di mana kompetisi ISL berhenti per 2 Mei, dan belum adanya program turnamen yang direncanakan setelah kita rapat internal akhirnya kita berhitung untuk kompetisi ISL 2015 kita putuskan di 15 Mei,” ucap Risha, Selasa (30/6) malam.

Risha menyebutkan jika pemutusan kontrak per 15 Mei itu bukanlah keputusan sepihak dari manajemen PT PBB. Melainkan, kata dia, semuanya tertera dalam klausul kontrak, di mana penghentian kontrak bisa terjadi apabila kompetisi terhenti, terlebih akibat force majeure yang memang di luar agenda yang telah dirancang.

“Keputusan itu kita ambil menurut kontrak, di klausul kontrak itu cukup jelas kalau seandainya kompetisi berakhir maka kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak itu,” tegasnya.

Risha memaparkan, dengan diputusnya kontrak hingga 15 Mei, maka sebagian besar pemain hanya dihitung selama enam bulan lebih membela Maung Bandung.

Semua pemain normalnya dikontrak satu musim atau 12 bulan, dan  rata-rata sampai akhir November (2015).

Lama kontrak menjadi acuan dalam membayarkan hak finansial para pemain dan seluruh ofisial tim Persib. Selain itu, pemain dijanjikan tambahan bonus bagi yang dianggap sudah berjasa membawa tim kebanggaan bobotoh ini meraih prestasi.

Mengenai besarannya, Risha mengklaim mengikuti regulasi PT LI yang meminta setiap klub membayarkan minimal 25 persen dari kesepakatan nilai kontrak selama satu musim, untuk memenuhi hak finansial pemain dan ofisial tim setelah kompetisi domestik dinyatakan berhenti.

“Perhitungannya kita bayarkan saat di mana dia dikontrak, dan saat berakhir di 15 mei kita bayarkan sampai itu. Sudah kita perhitungkan dan kita bicarakan, kita mengikuti perhitungan tersebut dan kita ada tambahan dalam bentuk bonus kepada pemain-pemain yang sudah cukup berjasa kepada kita,” bebernya.

Lebih lanjut sekalipun para pemain Persib diputuskan kontraknya pada 15 Mei, namun Risha menyebutkan PT PBB akan kembali memanggil pemain  apabila skuat Maung Bandung memutuskan untuk mengikuti turnamen atau bahkan kompetisi resmi.

Namun, sambung Risha, dengan klasusul nilai kontrak baru yang ditawarkan oleh manajemen PT PBB. Perihal bersedia atau tidaknya untuk bergabung bersama Persib, PT PBB menyerahkan keputusan kepada pemain tersebut.

Meski begitu, Risha menaruh harapan besar apabila para pemain Persib yang kontraknya diputus sekarang ini bisa kembali menerima kembali pinangan dari manajemen nentinya.

Khusus untuk pemanggilan kembali ini, Risha akan kembali menyiapkan kontrak baru dengan durasi menyesuaikan terhadap kondisi turnaman. Sistematisnya, kata dia, bisa saja dikontrak per satu pertandingan atau dipaketkan selama penyelenggaraan turnamen berlangsung.

Risha menuturkan, jika kondisi yang terjadi pada Persib saat ini juga dialami oleh klub lainnya di Indonesia. Oleh karenanya, dia sangat berharap ada penyelenggaraan turnamen dalam waktu dekat ini, sehingga klub kembali memiliki kegiatan guna memutarkan roda perekonomian klub

Saat ini, Persib sudah menerima beberapa undangan untuk berpartisipasi dalam berbagai turnamen. Tidak hanya itu Maung Bandung juga akan menjadi tuan rumah.

“Wacana turnamen ada,  kita diundang juga, tapi kepastiannya jadi atau tidak turnamen tersebut kita gak tahu. Karena kita juga butuh kepastian untuk kita bisa membuat programnya,” pungkasnya

Sumber :http://www.inilahkoran.com/