Ratusan Bal Kapas Dimangsa Jago Merah

by -13 views
Ratusan Bal Kapas Dimangsa Jago Merah
Jatinangorku.com – Gudang kapas milik PD Famili Bersama di Dusun Neglasari RT 04/RW 02, Desa Sayang, Kec. Jatinangor, Jumat (23/5), pukul 14.30 WIB nyaris tak tersisa akibat diamuk si jago merah.

Menurut pemilik gudang, H. Didin, kebakaran terjadi ketika karyawannya mengelas mesin blower yang rusak. Tanpa disengaja, api yang menyembur dari moncong alas las mengenai kapas kering yang ada di dekatnya. Hanya dalam sekejap, api merembet dan membesar.

“Kami mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api yang cepat membesar sulit kami tangani,” kata Didin kepada “GM”, Jumat (23/5).

Akibatnya, kata Didin, ratusan bal kapas masing-masing seberat 150 kg terbakar. Padahal, rencananya kapas tersebut akan dikirimkan ke sejumlah pabrik pemintalan benang di Bandung dan Sumedang.

Jika para karyawannya tidak sigap mengamankan ratusan bal kapas lainnya, lanjut Didin, mungkin dalam sekejap gudang miliknya itu akan menjadi abu.

Sekitar 20 menit kemudian, petugas dari pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian dan berhasil melumpuhkan api secara total.

“Ya, ada ratusan kuintal kapas yang terbakar. Meski hanya sebagian, namun kapas kering menjadi basah karena tersiram air,” ujarnya.

Rugi Rp 200 juta

Menurutnya, kerugian yang dideritanya diperkirakan sebesar Rp 200 juta. Selain itu, proses pengiriman kapas ke Bandung dan Sumedang menjadi terlambat karena kapas-kapas yang sudah kering menjadi basah.

“Butuh beberapa hari untuk mengeringkannya lagi,” ungkap Didin.

Gudang tersebut, ujarnya, memang digunakan khusus untuk menggiling kapas kotor menjadi bersih. 

Didin juga mengaku masih bersyukur karena tidak seluruh kapasnya terkena musibah kebaran. Kendati demikian, barang kemasan yang tersisa harus dikeluarkan lagi karena ada yang terkena jilatan api.

Ketika ditanya berapa harga satu balnya, Didin mengatakan, cukup bervariasi dan agak sulit untuk memprediksi harganya.

“Bagaimanapun semua kapas harus dibasahi dan dikeluarkan. Saya khawatir masih ada api yang tersisa di dalam,” katanya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/