Ratusan Pintu Irigasi Air Disikat Maling

by -14 views

Jatinangorku.com – Ratusan pintu rigasi terbuat dari besi yang berada disejumlah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelola Pekerjaan Umum Kab.Sumedang, disikat pencuri. Akibat kejadian itu, pemerintah diperkirakan mengalami kerugian milyaran rupiah.

Kondisi itu menyebabkan aliran air yang masuk ke sejumlah irigasi tersebut sulit dikendalikan. Akibatnya pada saat musim kemarau, banyak lahan pertanian yang berada disekitarnya tidak terairi. Sebaliknya, pada waktu musim hujan, air cileuncang yang masuk ke saluran irigasi menjadi liar, hingga menyebabkan kerusakan tanggul dan menimbulkan banjir.

“Semua masalah itu terjadi, sebagai dampak dari hilangnya pintu irigasi,” kata Kepala Seksi Perencanaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kab.Sumedang, Suryana, di ruang kerjanya, Jumat (14/11/2014).

Berdasarkan data yang ada, lanjut Suryana, lebih dari seratus unit pintu irigasi yang tersebar sejumlah lokasi, telah raib dicuri. Sebagai pengatur air daerah irigasi (DI), pintu rigasi tersebut, memiliki fungsi yang vital, untuk mengatur aliran air yang masuk dan sistim pendistribusian. Oleh sebab itu, pihaknya merasa prihatin sekaligus kecewa dengan kejadian ini.

Apalagi jika dikonversikan dengan nilai uang, besi yang diambil dari pintu irigasi harganya tidak akan seberapa, karena masuk dalam kelompok jenis besi tua. Sedangkan bila, harus menganti lagi pintu irigasi yang baru yang juga terbuat dari besi, maka pemerintah harus menganggarkan milyaran rupiah.

“Dengan asumsi Rp.50 juta/unit, maka sedikitnya anggaran yang harus disediakan pemerintah untuk membangun pintu irigasi sebanyak yang hilang, ditaksir mencapai milyaran rupiah,” tandasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/