Razia Pil Dextro, Timgab Datangi Apotek di Rancaekek

by -363 views

Razia Pil Dextro, Timgab Datangi Apotek di Rancaekek

Jatinangorku.com – Tim gabungan (timgab) dari Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Badan Narkotika Kab. Bandung, Polres Bandung, Satpol PP dan pihak terkait lainnya merazia sejumlah apotek dan toko-toko obat di Kec. Rancaekek, Kab. Bandung, Kamis (29/8).

Razia ini untuk mengetahui dan memeriksa obat-obatan yang dijual bebas dan disalahgunakan hingga mengakibatkan kematian terhadap pengguna. Tampak juga anggota DPRD Kab. Bandung, Cecep Suhendar, S.Pd., M.Si.

Sasaran razia terutama pil Dextro yang belakangan banyak beredar luas. Obat batuk ini peredarannya disalahgunakan dengan dicampur minuman keras (miras) oplosan hingga menyebabkan jatuh korban.

Sebelumnya diberitakan akibat menenggak pil Dextro yang dicampur miras oplosan, belasan warga asal Rancaekek, Cicalengka, Cikancung Kab. Bandung meregang nyawa. Ada juga warga Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang yang dikabarkan tewas keracunan pil Dextro yang dicampur miras oplosan.

Timgab dibagi dalam dua kelompok kerja. Kelompok pertama menelusuri apotek dan toko-toko obat yang diduga menjual obat-obatan berbahaya. Mulai dari kawasan Dangdeur Desa Bojongloa, Rancaekek Wetan, dan Desa Rancaekek Kulon hingga ke jalur Jalan Raya Rancaekek-Majalaya yang berakhir di Kompleks Perumahan Rancaekek Kencana.

Timgab sempat menemukan pil Dextro yang akan dijual bebas dan langsung mengamankannya. Tim gabungan juga melarang apotek dan toko obat mengedarkan Dextro. Kalaupun masih ada mereka diminta mengembalikannya pada produsen.

Dimusnahkan

Timgab juga sempat meminta pemilik apotek memusnahkan obat lulur yang dinilai membahayakan. Selain itu, tim ini pun turut mengumpulkan sejumlah obat cair kemasan botol dan plastik yang dilarang beredar karena membahayakan kesehatan. Setelah obat-obat itu dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam dus, pemilik apotek diminta mengembalikannya kepada produsen.

Kepala Seksi Pengawasan Pengendalian Farmasi dan Makanan Minuman Dinas Kesehatan Kab. Bandung, Ir. Nur Aminah diidampingi Camat Rancaekek, Drs. Haris Taupik di sela-sela razia di sebuah apotek di Kompleks Kencana mengatakan, razia memang ada kaitannya dengan kejadian yang menyebabkan kematian sejumlah warga Kec. Rancaekek dan Cicalengka, beberapa waktu lalu.

Menurut Nur Aminah, pengawasan terhadap apotek dan toko obat di Kab. Bandung sudah sering dilakukan Dinas Kesehatan. Namun saat ini pengawasannya bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten Bandung. Untuk itu, tim gabungan akan terus melakukan pengawasan terhadap peredaran obat-obatan.

Sementara itu, Anggota DPRD Kab. Bandung, Cecep Suhendar mengatakan, razia timgab ini untuk menindaklanjuti tewasnya sejumlah warga setelah mengonsumsi pil Dextro yang dioplos dengan miras. “Kejadian serupa di Rancaekek bukan tahun ini saja, tetapi setiap tahun. Makanya, semua unsur turun ke lapangan untuk melakukan razia pil Dextro,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com