Rekrut Muda Praja IPDN, Kemendagri Libatkan KPK

by -7 views

Jatinangorku.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo menegaskan, dalam perekrutan calon muda praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kab. Sumedang kedepan akan menggandeng Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK).

Hal itu untuk menghindari adanya indikasi rekrutmen muda praja IPDN tak transparan dan menghindari adanya indikasi kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Dalam rekrutmen calon muda praja IPDN Jatinangor, Kemendagri berkoordinasi dengan KPK. Target kami, KPK mengawal indikasi terjadinya KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme),” kata Tjahjo kepada wartawan di IPDN Jatinangor, Senin (12/1/2015).

Lebih lanjut Tjahjo mengatakan, dalam pelaksanaan rekrutmen muda praja IPDN itu harus betul-betul fair. Di antaranya dalam tes psikotes, kesehatan dan lainnya. Apalagi dalam rekrutmen muda praja IPDN ini masing-masing daerah mengirimkan calon muda praja.

“Termasuk selama pendidikan tak ada indikasi kekerasan yang menyebabkan praja meninggal dunia,” katanya.

Tjahjo juga berharap kepada sejumlah pihak untuk mengevaluasi pada rekrutmen muda praja IPDN 2014. Dalam pelaksanaan evaluasi itu untuk mengetahui hal-hal yang harus diperbaiki.

“Soalnya mereka nantinya menjadi calon pemimpin. Jangan sampai dalam rekrutmennya enggak benar. Prosesnya harus transparan,” katanya.
Namun ketika disinggung jika ditemukan ada indikasi pelanggaran dalam rekrutmen praja IPDN, dia mengatakan, sepanjang ada bukti dan bukan pada indikasi fitnah, itu hak dan kewenangan KPK untuk menelusuri dugaan tersebut.
“Silahkan periksa. Jangan kita yang menyerahkan. Kecuali jika tertangkap tangan,” katanya.

Tjahjo juga berharap dalam perekrutan muda praja IPDN itu tak hanya dari kalangan anak-anak PNS, pejabat saja yang masuk ke dalam IPDN.”Tetapi dari seluruh lapisan masyarakat juga bisa terwakili,” katanya.

Sumber : http://www.galamedianews.com/