Rencana Pembangunan MCP Perlu Studi Kelayakan

by -17 views

Rencana Pembangunan MCP Perlu Studi Kelayakan

Jatinangorku.com – Rencana pembangunan Monumen Cadas Pangeran (MCP) di kawasan Jalan Cadas Pangeran, Kec. Pamulihan, memerlukan kajian teknis dan studi kelayakan. Pertimbangannya, kondisi geo­grafis di kawasan Cadas Pangeran relatif sulit.

Kawasan Cadas Pangeran memiliki kontur tanah labil dengan tingkat kemiringan cukup tinggi, sehingga rawan longsor. Kalaupun dibangun, perlu ada penyiapan dan pematangan lahan. Pertimbangan lainnya, kebutuhan anggaran membangun kawasan dan MCP yang megah cukup besar.

“Namun demikian, rencana pemba­ngunan Monumen Cadas Pangeran ini tetap akan kami laksanakan. Tahun ini kami akan mengusulkan pembuatan kajian teknis, studi kelayakan, sekaligus pengajuan anggaran dalam APBD 2015,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kab. Sumedang, Endah Kusyaman di kantornya, Senin (14/7).

Ia menyebutkan, rencana pembangunan MCP diakui sudah digulirkan sejak 2005 berupa perencanaan teknis. Namun karena kondisi lahan dan secara geografis relatif sulit, ditambah kebutuhan anggarannya cukup besar, pembangunannya sampai sekarang belum bisa dilaksanakan.

Meski MCP belum bisa dibangun, namun sebelumnya Disbudparpora sudah berusaha melakukan penataan kawasan Cadas Pangeran. “Penataannya, di antaranya membuat patung Pangeran Kornel dan H.W. Deandels yang baru dengan ukuran lebih besar. Kami juga menata tamannya serta membuat huruf Cadas Pangeran yang besar,” ujar Endah didampingi Kabid Kebudayaan, Eli Suliasih.

Upaya lainnya, Disbudparpora sempat akan bekerja sama dengan bank Jabar-Banten (bjb) untuk menata kawasan objek daya tarik wisata (ODTW) Cadas Pangeran tahun 2012.

Penataannya menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) bjb, seperti membangun 43 kios atau outlet makanan dan kerajinan khas Sumedang. Juga membangun 2 unit gapura dan 1 unit musala.

“Namun karena saat itu terjadi pergantian pimpinan bjb, kerja sama itu sampai sekarang belum terlaksana. Namun, kami akan berupaya menjajaki lagi kerja sama dengan bjb,” ujarnya.

Bundaran polres

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Sujatmoko mengatakan, pembangunan Bundaran Polres hingga kini masih berjalan. Kegiatan tahun ini, di antaranya melanjutkan pembebasan lahan, bangunan, dan tegakan (tanaman) di lokasi bundaran. Juga membersihkan berbagai utilitas PLN, Telkom, PDAM, dan ope­rator ponsel.

Selain itu, pemindahan saluran air serta membangun kantor pelayanan SIM di Mapolres Sumedang yang baru di Jln. Prabu Gajah Agung/By Pass senilai Rp 4,15 miliar.

“Jadi sebelum pembangunan fisik, lokasi pembangunan Bundaran Polres sudah clear and clean dulu. Setelah di lokasi bersih, baru tahun depan kami melangkah pada pembangunan fisik,” kataya saat ditemui di kantornya.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJ) Wilayah IV/DKI Jakarta, Jabar dan Banten sudah menyiapkan anggaran di kisaran Rp 7 miliar – Rp 8 miliar untuk pembangunan jalan di Bundaran Polres.

Sementara Pemkab Sumedang sudah menganggarkan Rp 6 miliar untuk membangun bundaran, trotoar, saluran air, tembok penahan tebing (TPT), dll.

“Pak Bupati, H. Ade Irawan dan saya optimistis pembangunan fisik Bundaran Polres akan terwujud tahun depan. Pak Bupati sempat mendatangi langsung kantor BBPJ. Jadi Pak Bupati tidak berwacana, tapi sudah tataran implementasi. Bahkan Pak Bupati akan melaksanakan satu per satu dari 9 program unggulan. Termasuk membangun Bundaran Polres, Jalan Sukasari-Lembang, dan Bendung Rengrang,” ujar Sujatmoko.

Sementara Kabag Humas Pemkab Sumedang, Asep Tatang mengatakan, rencana pembangunan Bundaran Polres memerlukan lahan seluas 8.497 m2. Lahan seluas itu dibagi menjadi 35 bidang, yaitu milik masyarakat 27 bidang, instansi 7 bidang, dan yayasan 1 bidang. Pembebasan lahannya sudah dilakukan sejak 2013 dan hingga kini sudah direalisasikan seluas 4.344 m2 atau 22 bidang tanah masyarakat.

“Mudah-mudahan tahun ini dapat membebaskan lahan sisanya seluas 4.152 meter persegi atau 13 bidang,” tuturnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/