Rumah dan Madrasah Dilalap Jago Merah

by -17 views

Rumah dan Madrasah Dilalap Jago Merah

Jatinangorku.com – Sejumlah korban kebakaran dibantu puluhan warga, Minggu (1/9) bahu-membahu membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Sebelumnya 4 rumah dan 1 madrasah di Kp. Pacinan, RT 03/RW 04, Desa Cicalengka Wetan, Kec. Cicalengka, Kab. Bandung, Jumat (30/8) pukul 22.30 WIB dilumat api.

Keterangan yang dihimpun “GM” kemarin, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Keempat rumah yang terbakar itu milik Ny. Iis (40), Ade Tito (50), Maman Rohman (34), dan Iwan (42).

Hingga pukul 23.10 WIB, api masih membara. Namun Sabtu pukul 01.00 WIB, api berhasil dipadamkam. Sedikitnya lima unit pemadam kebakaran dari UPTD Dinas Pemadam Kebakaran Wilayah Cicalengka dan Ciparay, Kab. Bandung dikerahkan. 

Saat kejadian, sejumlah warga terlihat panik. Namun puluhan warga membantu madamkan api karena lokasi kebakaran berada di permukiman padat penduduk. Sejumlah petugas Polsek Cicalengka juga turun ke lokasi.

Cecep (32) dan Odang (35), warga setempat kepada “GM” mengatakan, penyebab kebakaran diduga korsleting listrik di bagian atas rumah milik Ade Tito. “Saat rumah Ade terbakar, ada bagian yang terbakar jatuh menimpa tabung gas dan kompos gas. Akibatnya, api menjalar ke tiga bangunan lainnya, termasuk madrasah. Tadinya, tabung gas itu mau diselamatkan tapi tidak keburu,” kata Cecep saat membersihkan puing-puing rumah.

Sama halnya yang dikatakan Agus (34), warga lainnya. “Saya tahunya api sudah membakar empat rumah dan madrasah,” katanya. Menurutnya, warga juga panik. 

“Lokasinya berada di kawasan yang padat. Jarak antara lokasi kejadian dengan Jalan Raya Cicalengka sekitar 100 meter,” katanya.

Banyak warga berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Selain itu, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan. 

“Setelah mobil pemadam kebakaran datang, api bisa segera dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya,” katanya.

Saat kejadian, penghuni rumah yang tadinya tengah tertidur lelap berusaha menyelamatkan diri. Mereka yang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga. 

“Banyak barang berharga milik korban yang tidak bisa diselamatkan. Soalnya kejadiannya sangat cepat. Tapi, beruntung semua korban selamat,” katanya

Sumber : http://klik-galamedia.com