Rumah Panggung Ramah Lingkungan

by -106 views

Rumah Panggung Ramah Lingkungan

Jatinangorku.com – Pegiat lingkungan di wilayah timur Kab. Bandung, Memet Moch. Rahmat berusaha untuk tetap menerapkan konsep penanganan lingkungan yang ramah lingkungan. Di antaranya menyosialisasikan pembuatan rumah panggung di kawasan perkampungan atau pegunungan.

“Rumah panggung lebih ramah lingkungan ketimbang rumah tembok atau beton,” katanya kepada “GM” di Cicalengka, Kamis (19/9).

Menurut Memet, membangun rumah panggung di kawasan perkampungan atau pegunungan sangat berpotensi untuk menyerap air di saat turun hujan. Sebab pada bagian bawah bangunan terdapat permukaan tanah.

“Air hujan tidak langsung terbuang dan mengalir ke sungai. Melainkan dierap oleh tanah untuk persediaan saat memasuki musim kemarau,” katanya.

Sosialisasi ini bagian dari upaya mengurangi lahan kritis. Untuk mendukungnya dalam beberapa tahun terakhir pihaknya terus melakukan gerakan penghijauan di puluhan hektare lahan di kawasan hulu Sungai Citarum, di antaranya Kec. Ibun, Kab. Bandung.

“Dengan melibatkan sejumlah kelompok tani, kami berusaha menyemai pohon keras yang siap ditanam saat memasuki musim hujan. Saat ini saja, ribuan bibit pohon sudah tersedia di lahan persemaian di Kompleks Perumahan Indonesia Power Kamojang. Penyemaian pohon tersebut bekerja sama dengan PT Indonesia Power,” kata Memet.

Benih pohon tersebut ditanam di lahan kritis. Bahkan, dirinya dihubungi sejumlah pihak yang siap untuk ikut melakukan penanaman pohon di lahan kritis.

“Penyemaian pohon yang langsung ditanam pada lahan kritis ini agar ribuan pohon tersebut mengembalikan fungsi sumber air. Setelah pohon ditanam di bagian atasnya, sumber mata air bisa kembali memenuhi kebutuhan,” katanya.

Menurutnya, sumber mata air ini terdapat di kawasan Kamojang. Kini air mengalir hingga beberapa liter kubik dalam satu menit. Untuk itu, pihaknya terus konsen pada program lingkungan. 

“Dengan harapan kawasan pegunungan yang menjadi objek pembalakan dan perusakan sejak 1997 bisa diatasi melalui penghijauan. Saat ini sejumlah wilayah sudah mulai terlihat hijau setelah gerakan penanaman pohon dilakukan,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com