Saat Arus Mudik, jalur Jatinangor akan Diberlakukan Oneway

by -228 views

diantinarachmawatijatinangorku.com – Polres Sumedang kembali memberlakukan sistem satu jalur (one way) pada kendaraan arus mudik dan balik Le­baran 2013. Hal tersebut dalam upaya mengurai kemacetan arus mudik di sejumlah ruas jalan di Sumedang, termasuk di Jatinangor dan Tanjungsari.

Demikian diungkapkan Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Ruri Prastowo kepada wartawan di sela uji coba satu jalur di Jalan Jatinangor dan Jalan Raya Tanjungsari, Rabu (24/7).

“Untuk mengatasi kemacetan pada arus mudik nanti, kami kembali memberlakukan cara bertindak (CB) satu ja­lur. Jadwalnya akan disesuaikan dengan kepadatan kendaraan arus mudik yang melintasi jalur Sumedang,” kata­nya.

Ia mengungkapkan, 30 anggota Polres Sumedang akan dilibatkan pada one way dengan panjang rute sekitar 2 kilometer. “CB yang sekarang ini kita uji co­bakan, diberi nama one way sepenggal yang akan diberlakukan di tiga titik, yak­ni Tanjungsari, Simpang, dan Cima­laka. Kita berharap semua pengguna jalan agar lebih waspada pada saat pemberlakuan one way,” ujarnya.

Untuk mengurai kendaraan dari Cileunyi menuju Sumedang, kata Ruri, pihaknya dipastikan segera memberlaku­kan one way. “Waktu uji coba one way kurang lebih sekitar 15 menit dan pada arus mudik nanti, waktunya disesuai­kan kondisi yang ada,” ucap Ruri.

Dikatakan Ruri, waktu tempuh ken­daraan arus mudik yang melintas di ja­lur Sumedang maksimal lima jam. “Waktu tempuh itu sejak pintu Tol Cileunyi sampai Cijelag, Kecamatan Tomo,” terangnya.

“Kita berharap, masyarakat mening­katkan kewaspadaan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas pada saat be­pergian menggunakan kendaraan me­nuju kampung halamannya masing-ma­sing. Kita ingatkan, tolong periksa kondisi kendaraan agar aman dan lancar di perjalanan,” ujar Ruri Prastowo.

Sementara itu, Jalan Raya Jatinang­or-Tanjungsari saat ini kerap macet. Selain jalan antara Cikuda-Tanjungsari sempit, juga ada pasar tumpah di kawa­san Pasar Tanjungsari.

“Untuk meminimalisasi kemacetan antara Jatinangor-Tanjungsari atau sebaliknya, saya harap pasar tumpah di pasar dan Terminal Cileunyi ditertib­kan. Jika tidak, jangan harap arus lalu lintas saat mudik nanti lancar, nyaman, dan aman,” kata Ineu (22), salah seorang mahasiswa Fikom Unpad

Menurut Ineu, jalur Jatinangor-Tanjungsari saat ini sudah tergolong rawan macet, terutama pada jam-jam sibuk. “Bulan-bulan bisa saja jalur tersebut kerap macet, apalagi pada musim mu­dik dan balik Lebaran. Untuk itu, saya harap jalur tersebut jadi perhatian se­rius aparat terkait,”harap Ineu.

sumber: klik-galamedia