Saat Mudik Lebaran, Hati-hati Melintas di Jalan Bergelombang di Jatinangor, Sering Ada Kecelakaan

by
Saat Mudik Lebaran, Hati-hati Melintas di Jalan Bergelombang di Jatinangor, Sering Ada Kecelakaan
Saat Mudik Lebaran, Hati-hati Melintas di Jalan Bergelombang di Jatinangor, Sering Ada Kecelakaan

Warga Kabupaten Sumedang, mengkhawatirkan kondisi jalan bergelombang di sepanjang Jalan Raya Cirebon-Bandung, Kecamatan Jatinangor, dapat mengakibatkan banyak kecelakaan.

Kecelakaan yang kerap terjadi di ruas jalan tersebut banyak menimpa pengendara roda dua karena kehilangan keseimbangan, terutama saat melintasi jalan bergelombang.

“Sebelum jatuh, biasanya mereka rem mendadak, terus jatuh ke pinggir jalan,” kata Warga Desa Hegarmanah, Asep Anwar (45) di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Jumat (17/5/2019).

Pantauan Tribun Jabar, Jumat (17/5/2019), di sepanjang Jalan Raya Cirebon-Bandung, kerusakan yang banyak terlihat di jalur tersebut yakni aspal bergelombang, dengan ketinggian lima sampai 15 sentimeter.

Pengendara yang melintas dari arah Bandung menuju Cirebon atau sebaliknya, terpaksa menurunkan laju kecepatan kendaraan, untuk menghindari beberapa titik gelombang di jalan tersebut.

Titik gelombang paling terlihat, berada di sekitar Jembatan Sungai Cikeruh Desa Hegarmanah, gelombang tersebut berada di hampir seluruh badan jalan.

Jalan yang menjadi penghubung antar kota ini pun kerap dilintasi oleh sejumlah kendaraaan besar atau truk pengangkut material pasir dan batu, truk tersebut berjenis fuso hingga tronton.

Asep berharap, sebelum arus mudik berlangsung, pemerintah setempat yang berwenang melakukan upaya perbaikan diharapkan dapat segera memperbaiki, untuk meminimalisir kecelakaan.

“Harus segera diperbaiki, jangan sampai pemudik jadi korban. Biar mereka lewat jalan sini aman,” katanya.

sumber: tribun