Saat Pilkada Serentak 2018 Berlangsung Jatinangor Dianggap Menjadi Salah Satu Titik Rawan

by -15 views

mengingat Jumlah Penduduk di wilayah Jatinangor lebih besar dibanding dengan wilayah lainnya, membuat Ketua Panwaslu, Dadang Priatna harus mengatakan bahwa kecamatan Jatinangor dinilai Titik Rawan dibanding kecamatan lainnya.

“Mengingat sebagian besar penduduk di wilayah ini adalah pendatang, seperti Mahasiswa yang sekolah di beberapa perguruan tinggi yang ada di jatinangor, seperti UNPAD, IPDN dan juga perguruan tinggi lainnya cukup banyak, yang mana biasanya mereka ini minta ijin pindah saat hari pencoblosan, sehingga akan membuat sedikit sibuk bahkan  menyulitkan petugas,” Dikatakan Dadang di Jatinangor, Selasa 31/10/2017.

Dikatakannya lagi oleh Dadang , untuk solusi  mengantisipasi kerawanan pemilih ini, pihaknya telah mempersiapkan Penitipan Pengawas Kecamatan untuk segera mengurus kartu perpindahan pemilih.

” Antusias mereka (mahasiswa) cukup besar oleh sebab itu kita himbau juga bagi mereka agar membawa kartu C6 sehingga mempermudah petugas kami seperti RT dan RW yang menjadi petugas Pemutahiran Data,  agar mengoptimalkan dalam melayani para calon pemilih dari luar wilayah ini,” bebernya.

Sementara itu ketua KPU Sumedang, Hersa Santosa menegaskan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan mendukung proses Pilkada serentak 2018 pihaknya telah melantik 78 orang pantia pengawas pemilu kecamatan (Panwascam) dari 26 Kecamatan di wilayah Sumedang.

“Mereka ini, kita ambil berdasarkan pengalaman mereka yang sempat ikut menjadi panitia pada pemilihan umum sebelumnya,” tuturnya.

Selanjutnya, untuk tahapan -tahapan awal proses Pilkada Bupati Sumedang ada di Bulan November, yaitu pendaftaran calon perseorangan.

“Saat ditanya mengenai, pemilih pemula Hersa menyatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi di 31 Sekolah yang berada di wilayah Sumedang, namun masalah yang paling utama yaitu mengenai data pemilih yang harus mendaftar dengan menggunakan elektronik KTP.

Oleh sebab itu, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil guna memberikan keterangan kepada para pemilih pemula yang belum memiliki E – KTP ini

“Untuk data keseluruhan pemilih pemula belum kita terima, namun ada dua kategorinya yaitu pertama mereka yang sudah pensiun dari Polri dan TNI yang kedua orang yang muda (berumur 17 tahun),” pungkasnya.

 

 

 

Sumber : http://eljabar.com