Sakrim, “Jika Positif Narkoba, Digugurkan” , Mahasiswa UIN Dites Urine

by -81 views

Sakrim, “Jika Positif Narkoba, Digugurkan” , Mahasiswa UIN Dites Urine

Jatinangorku.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung memberlakukan tes urine pada 5.350 mahasiswa baru tahun akademik 2013/2014. Tes urine dan pemeriksaan kesehatan sudah berlangsung sejak 14 Agustus lalu.

Kepala Subbagian (Subag) Humas UIN SGD Bandung, Drs. Sakrim saat ditemui “GM” di ruang kerjanya, Jln. A.H. Nasution Bandung, Kamis (22/8) mengatakan, tes urine baru dilakukan setelah mereka diterima di UIN. Namun bila hasil tes kedapatan positif mengonsumsi jenis narkoba dengan sendirinya pihak UIN SGD Bandung akan menggugurkan mahasiswa tersebut. 

“Bila ada mahasiswa baru yang kedapatan terindikasi mengonsumsi narkoba, tentunya pihak UIN SGD Bandung akan memecatnya. Hasil tes ini nantinya kita didokumenkan dalam data kemahasiswaan di masing-masing fakultas,” katanya. 

Khusus tes urine ini, UIN melakukan pemeriksaan tersendiri dan biayanya ditanggung mahasiswa. Pemeriksaan tes urine sudah dilakukan pihak rektorat sejak 2006 sekaligus.

“Tes kesehatan dan tes urine ini dilakukan guna mengetahui apakah ada mahasiswa yang menggunakan narkotika atau obat-obatan terlarang lainnya, dan bekerja sama dengan Poliklinik UIN SGD Bandung,” kata Sakrim.

Negatif

Sementara Ketua Poliklinik UIN SGD Bandung, Ir. Ahmad Taufik M.P. saat dikonfirmasi menyatakan, pemeriksaan tes urine bagi mahasiswa baru dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba masuk kampus. Juga sebagai salah satu persyaratan bagi mahasiswa baru. Sedangkan untuk jurusan elektro dan pertanian harus mengikuti tes kesehatan buta warna. 

Menyinggung jumlah petugas yang diterjunkan, Ahmad Taufik menyatakan, setiap hari rata-rata mahasiswa baru yang diperiksa kesehatan sebanyak 700 orang. “Mereka dilayani 6 orang petugas, terdiri atas 2 dokter, 1 perawat, dan 3 orang asisten perawat,” kata Ahmad. 

Sejak pemeriksaan hari pertama tidak ada mahasiswa baru yang kedapatan mengonsumsi narkoba. 

“Mudah-mudahan hingga pemeriksaan terakhir Jumat ini, semuanya negatif. Kalau ada yang positif, akan dilaporkan kepada pimpinan kampus. Dan ia akan digugurkan statusnya sebagai mahasiswa baru,” katanya.

Selain itu, mahasiswa baru juga menjalani pengukuran tinggi badan dan berat badan.

Sumber : http://klik-galamedia.com