Sampah dan Lumpur Sumbat Gorong-gorong

by -37 views

Kebun Emas 486 x 60

JATINANGOR (2/1)

Gorong-gorong di Jalan Raya Bandung-Garut, kawasan Kec. Cimanggung dan Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang yang tersumbat sampah dan lumpur, dibersihkan lebih dari 100 warga melalui kerja bakti. Namun aksi tersebut belum mampu memiminalisasi banjir. Pasalnya, hingga Senin (1/1) banjir cileuncang tetap menerjang karena kondisi drainase yang amburadul.

Gotong royong di jalur jalan nasional tersebut sebelumnya dilakukan, Jumat (28/12) oleh jajaran Muspika Cimanggung dan Jatinangor serta warga.

Sejumlah pedagang yang biasa berjualan di sepanjang jalur yang dekat jalan raya tersebut juga ikut berpartisipasi. Namun dalam kegiatan sosial itu tidak ada karyawan pabrik yang ikut serta.

“Kerja bakti ini untuk mengurangi genangan air cileuncang akibat drainase yang tersumbat sampah sehingga air meluber ke badan jalan dan menghambat kendaraan yang melintas,” kata Komandan Koramil Cimanggung, Kapten Infanteri Cumitra.

Air juga meluap akibat sampah dan tidak adanya bak kontrol untuk mengecek air. Untuk antisipasi, Cumitra berharap sejumlah pihak untuk tidak membuang sampah sembarangan. Selain peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Bencana banjir yang terjadi belakangan ini selain karena buruknya drainase, juga ulah manusia yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan. Selain aksi buang sampah sembarangan. Akibatnya banjir tidak bisa dihindari dan menghambat laju kendaraan di jalur jalan tersebut,” katanya.

Suharja (49), salah satu pengendara mobil, mengaku terjebak kemacetan akibat banjir di Jalan Raya Bandung-Garut. “Akibat banjir jalan jadi sering macet,” keluhnya.

Apalagi setiap minggu ia selalu melintasi jalur tersebut ketika hendak menuju Garut dari Jakarta. “Kemacetan di jalan ini yang saya tahu, selain akibat banjir, juga karena pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan,” katanya.

Untuk itu, ia berharap pemerintah menertibkan para pedagang. Selain menanggulangi banjir. Jangan sampai para pengendara terus mengeluhkan banjir dan kemacetan.

(B.105)**