Sampah Kembali Hiasi Jatinangor

by -322 views


JATINANGOR (GM) – Kawasan pendidikan Jatinangor, Kab. Sumedang, pekan ini kembali dihiasi tumpukan sampah di sejumlah titik. Tumpukan sampah tersebut diduga kiriman dari luar wilayah Jatinangor.

Pantauan “GM”, Kamis (24/5), tumpukan sampah tersebut terlihat di sejumlah titik strategis. Di antaranya di sekitar tugu batas kota Kab. Sumedang-Kab. Bandung, di lahan milik kampus ITB, dan pinggir jalan menuju kampus Unpad.

Tumpukan sampah tersebut sempat diangkut oleh pihak Komunitas Peduli Sampah Jatinangor (KPSJ). Namun kini sampah kembali menumpuk. “Keberadaan tumpukan sampah di beberapa titik benar-benar membuat kawasan Jatinangor sareukseuk. Apalagi sampai terlihat oleh para pengendara di jalan protokol,” kata Hidayat (30), warga Desa Cibeusi, Kec. Jationangor.

Ia berharap dinas terkait di Kec. Jatinangor dan Pemkab Sumeadang segera turun tangan.

“Hingga saat ini dinas terkait belum melakukan langkah-langkah untuk menyingkirkan tumpukan sampah tersebut,” ujarnya.

Dikatakan, meski telah dibentuk KPSJ namun tidak ada dukungan penuh dari dinas terkait. “Tidak ada geregetnya KPJS karena terbentur anggaran. Saya harap KPSJ mendapat dukungan penuh dari semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Wawan, petugas lapangan dari KPSJ mengatakan, petugas pengangkut sampah di bawah naungan KPSJ terus berkurang mengingat anggarannya mengalami hambatan.

“Petugas lapangan terus menyusut. Awalnya 50 orang, kini tinggal 20 orang. Sejak KPSJ berdiri, Pemda Sumedang tidak pernah menganggarkan dana, meski memang telah memberi bantuan kendaraan dump truck,” katanya

Ceceng Syarif Hidayat, pengurus KPSJ menyatakan, Pemda Sumedang telah menyerahkan kendaraan operasional dump truck. Namun khusus anggaran petugas belum terealisasi karena harus ada persetujuan DPRD Kab. Sumedang. “Menyedihkan memang. Padahal jika sampah menumpuk, KPSJ yang disorot,” katanya.

(B.46)**