Sampah Masih “Hiasi” Jatinangor

by -221 views


JATINANGOR (GM) – Tumpukan sampah hingga kini masih menumouk di sejumlah titik di Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang. Belum diketahui kapan tumpukan sampah tersebut akan dibersihkan. Yang pasti, keberadaan tumpukan sampah tersebut dikeluhkan sejumlah pengguna jalan, termasuk warga Jatinangor.

Pemantauan “GM”, Rabu (11/7), sampah tersebut terlihat di sejumlah titik, di antaranya di batas kota Kab. Sumedang-Kab. Bandung, di Desa Cibeusi, di sekitar jalan by pass, antara kampus ITB dan kampus Undap.

Wini (22), salah seorang mahasiswa FISIP Unpad, kepada “GM” menyatakan tidak habis pikir mengapa pihak terkait, baik Pemkab Sumedang maupun Kec. Jatinangor membiarkan tumpukan sampah di sejumlah titik di Jatinangor tersebut.

“Payah deh, Jatinangor kok masih tetap dihiasi tumpukan sampah. Bukankah Jatinangor sudah jadi kawasan pendidikan. Seharusnya pihak dinas terkait peka mengatasi tumpukan sampah tersebut. Ini mah sudah terkesan ada pembiaran,”tutur Wini.

Hal senada dikatakan, Eman (42) warga RT 02/RW 01 Desa Hegarmanah, Kec. Jatinangor. Eman pun mengaku tak habis pikir mengapa aparat terkait membiarkan tumpukan sampah tersebut. “Terus terang saja, setiap pekan warga Jatinangor membayar Rp 7.000. Namun tetap sampah belum tertangani,” kata Eman.

Sementara itu, pihak Kecamatan Jatinangor, melalui Kepala Seksi Lingkungan Hidup, Hermawan mengatakan, pengelolaan sampah di Jatinangor masih menggunakan sistem angkut buang.

“Sampah di Jatinangor diangkut dua kali sehari, pagi dan sore hari. Kemudian di angkut tempat pembuangan sampah darurat (TPSD) di Cibeureum. Pengelolaannya bekerja sama dengan Komunitas Peduli Sampah Jatinagor (KPSJ),” katanya.

Sumber : klik-galamedia