Satu Ruang Kelas Terancam Ambruk, SDN Sukamanah 3 Kian Memprihatinkan

by -82 views

Satu Ruang Kelas Terancam Ambruk,  SDN Sukamanah 3 Kian Memprihatinkan

Jatinangorku.com – Fasilitas di SDN Sukamanah 3 di Kp. Cisungalah, Desa Langensari, Kec. Solokanjeruk, Kab. Bandung kian memprihatinkan. Bahkan satu ruang kelas yang digunakan siswa kelas 5, terancam ambruk.

Sama halnya dengan ruang kepala sekolah/guru yang sehari-harinya menyatu dengan ruang kelas, kondisinya sudah tidak layak pakai.

“Sebenarnya, kami sudah mengusulkan dua lokal pembangunan fasilitas sekolah kepada pihak terkait melalui rehab total. Usulan itu disampaikan tahun 2010 dan kembali diusulkan Desember 2011. Tapi belum ada realisasinya,” kata Kepala SDN Sukamanah 3, Rakhmat, M.M. Pd. kepada “GM” di Solokanjeruk, Selasa (27/8).

Menurut Rakhmat, empat ruang kelas SDN tersebut harus mendapat bantuan rehab karena bagian atapnya mulai bolong. Selain itu, pihak sekolah berharap pemerintah menggulirkan anggaran untuk pengadaan kursi, meja, dan lemari.

“Fasilitas kegiatan belajar mengajar saat ini kurang. Meja dan kursi saja sudah banyak yang rusak karena pengadaannya sudah lama, tahun ’80-an,” katanya.

Menurutnya, harus ada perhatian khusus dari pemerintah. “Ruang kepala sekolah dan satu lokal ruang kelas, jika tetap dibiarkan terancam ambruk. Soalnya ada bagian yang sudah lapuk dan gentingnya juga sudah tidak lengkap,” katanya.

Menurutnya, fasilitas belajar tersebut 80 persen ditempati siswa yang berasal dari keluarga miskin. Jumlah keseluruhan siswa di SDN Sumakanah 3 tercatat 170 siswa.

Ia juga mengatakan lahan seluas 1.598 meter persegi yang ditempati bangunan SD rawan banjir di musim hujan karena berdekatan dengan Sungai Citarik. “Kalau musim hujan pasti terendam banjir sehingga upacara Senin tidak bisa digelar,” katanya.

Dampaknya, ruang kepala sekolah dan satu ruang kelas tidak digunakan. Menurutnya, perbaikan fasilitas sekolah diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Bagaimana kualitas pendidikan bisa baik jika kondisi sekolahnya kurang menunjang. Kami berharap ini jadi perhatian pemerintah,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com