SBY Sempat Coba Memotong Tahu Sumedang

by -243 views

Jatinangorku.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara langsung datang ke rumah makan Tahu Palasari untuk melihat proses pembuatan tahu Sumedang, Senin (3/2/2014) sekitar pukul 09.45. Presiden SBY dan rombongan berangkat dari hotel di Jatinangor langsung menuju pabrik tahu di sentra tahu Sumedang Jalan Mayor Abdurahman.

Rombongan yang panjang rangkaian kendaraan mencapai 2 km itu melesat di jalan Bandung-Cirebon yang telah ditambal bolong-bolongnya. Dari perempatan Polres Sumedang, rombongan belok kanan menuju jalan Prabu Gajah Agung yang sebelumnya rusak berat sampai bundaran Dano kemudian masuk ke Jalan Mayor Abdurahman.

Di sepanjang jalan perkotaan ini, SBY disambut warga dan para pelajar SD, SMP dan SMA berjejer di pinggir jalan sambil mengibar-ngibarkan bendera kerta merah putih. SBY langsung masuk ke tempat pembuatan dan penggorengan tahu yang terkenal lezat, gurih dan renyah ini.

Orang nomor satu ini terlibat dialog dengan seorang pekerja dan pemilik tahu yang menjelaskan proses pembuatannya. SBY juga mencoba memotong tahu Sumedang dalam ancak kemudian oleh Ibu Ani langsung digoreng. “Orang itu jarang sekali melihat bagaimana proses pembuatan tahu,” kata SBY sambil menunggu tahu yang digoreng Ibu Negara matang.

Setelah matang, SBY yang juga ditemani beberapa menteri ini langsung mencicipi tahu Sumedang yang digoreng Ibu Ani. “Tahu Sumedang memang enak,” kata SBY sambil mengacungkan tahu.

Setelah meninjau dan menikmati gurihnya Tahu Sumedang, rombongan berangkat menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang untuk melihat langsung pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Di ruang rawat jalan ini, ratusan pasien dan pengantarnya yang sedang menunggu pengobatan itu terlihat berebut bersalaman.

SBY melakukan dialog dengan pasien, petugas Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) serta para dokter. “Saya tahu dengan berlakunya JKN dan BPJS ini beban kerja petugas medis serta dokter sangat tinggi. Ssya sudah bertemu dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia, red). Hasilnya sudah dibicarakan dengan Menkes, Menkokesra. Jenjang jasa nnati akan diberlakukan secara adil,” kata SBY di depan para dokter.

Rombongan SBY yang juga Ketua Umum Demokrat juga dijamu makan siang di Gedung Negara Sumedang oleh Bupati Ade Irawan yang juga kader Demokrat. Saat jamuan makan siang itu dihadiri para camat dan pejabat Sumedang yang dilakukan tertutup dan wartawan tidak boleh masuk.

Usai makan siang, rombongan melanjutkan perjalanan ke Majalengka dan sempat mampir dulu di rumah Een Sukaesih di Cibeureum Cimalaka. Een adalah guru informal yang menderita penyakit radang sendi dan lumpuh selama 30 tahun serta hanya mampu menggerakan kepalanya saja. Ditengah keterbatasan itu Een mengajar pelajar di sekitar rumahnya dan sempat diundang ke istana negara. (std)

sumber: tribunnews