Selama 2018, Ada 585 Tindak Pidana Terjadi di Kabupaten Sumedang

by

Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, telah menindak sebanyak 585 tindak pidana di wilayah Kabupaten Sumedang sepanjang 2018.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, jumlah tindak pidana yang berhasil ditindak oleh Polres Sumedang, mengalami peningkatan sebesar 11,4 persen, dibandingkan 2017, yatu hanya 525 kejadian.

Beberapa kejadian yang mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017, yakni pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua, sebanyak 220 kasus, sebelumnya 151 atau naik 45,7 persen.

Lalu, kasus pidana tentang perlindungan anak, pada 2017 hanya terjadi 24 kasus, sedangkan di 2018 terjadi 39 kasus atau mengalami peningkatan 62,5 persen.

Sedangkan, pada 2018 ini kasus perjudian di Kabupaten Sumedang, hanya terjadi sebanyak satu kasus dan mengalami penurunan sebanyak 81 persen dibandingkan 2017, yakni lima kasus.

Tidak mengalami perubahan dari 2017 hingga 2018, yakni tindak pidana penganiayaan dan pelanggaran informasi transaksi elektronik (ITE), penganiayaan sebanyak 37 kasus dan ITE delapan.

Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo, mengatakan, ratusan kasus tersebut berhasil ungkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang, keseluruhan kejadian paling banyak terjadi di wilayah perkotaan.

“Untuk curanmor, paling banyak terjadi di wilayah perkotaan, salah satunya di kawasan Jatinangor,” kata Hartoyo melalui sambungan telepon kepada Tribun Jabar, Selasa (1/1/2019).

Hartoyo mengatakan, sebagian besar kejadian tindak pidana tersebut, terjadi karena kelalain dari masyarakat, sehingga dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Mudah-mudahan sama di 2019 ini semua dapat bekerjasama dan angka tersebut bisa menurun,” katanya.

 

 

 

Sumber : http://jabar.tribunnews.com