Sempat Mati Suri, Saung Budaya Sumedang Kembali Aktif

by -226 views
Sempat Mati Suri, Saung Budaya Sumedang Kembali Aktif
Sempat Mati Suri, Saung Budaya Sumedang Kembali Aktif

Saung Budaya Sumedang (Sabusu) yang berada di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang akhirnya di resmikan kembali setelah sekian lama tidak jelas fungsinya akibat persoalan manajemen pengelolaan dan alih fungsi.

Pembukaan Sabusu kali ini diharapkan dapat menggeliatkan kembali budaya Sunda sebagai wadah aspirasi kreasi seni dan budaya masyarakat di Sumedang.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santosa mengatakan Sabusu awalnya dikelola oleh pihak Provinsi kemudian saat ini diberikan kepada Pemda Sumedang.

“Ini memang dulu diserahterimakan oleh provinsi ke Pemda Sumedang, ini memang kan tujuannya untuk galeri, pertunjukan kesenian tentunya untuk penampilan budaya yang bisa juga dipakai oleh masyarakat Jatinangor,” kata Hari saat di temui di Sabusu, di Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (25/2/2020).

Dengan begitu, Hari berharap untuk ke depannya dapat mengembalikan fungsi Sabusu yang sebenarnya yaitu sebagai wadah kesenian dan budaya khas Sumedang sebagai pusat budaya.

Selain itu, kata Hari, Sabusu dapat menjadi sarana informasi kesenian dan budaya di wilayah Sumedang, karena dinilai lokasinya yang strategis dengan di kelilingi kawasan pendidikan.

Intinya sabusu ini menjadi suatu wadah bagi para pegiat budayawan, seniman, dan ekonomi kreatif yang dapat memajukan wisata dan ekonomi di wilayah Sumedang, Khusunya Jatinangor.

“Di Jatinangor ini kan mukannya Sumedang yang terdepan, yang mudah-mudahan ke depan menjadi informasi untuk pariwisata karena ke depan akan ada pintu jalan tol keluar ini bisa menarik minat wisatawan,” katanya.

Hari berharap setiap pelaku kesenian dan budaya dapat mengelola bersama pihak pemerintah agar kawasan tersebut dapat terjaga dan tidak beralih fungsi kembali sebagaimana mestinya.

“Dilakukannya perubahan ini mudah-mudahan ke depan ada kordinasi yang baik dengan pemerintah setempat seperti Kecamatan dan stakeholder kesenian dan kebudayaan untuk mengembalikan fungsi semula,” tutup Hari

Intinya Hari ingin Sabusu sebagai wadah para pelaku kesenian dan kebudayaan yang dapat mengembangkan wisata dan ekonomi kreatif di kabupaten Sumedang, khususnya di Jawa Barat.

sumber: detik