Senapan Angin Sudah Tak di Atas Angin, Wayang Golek Produk Cipacing pun Menjanjikan

by -220 views

Senapan Angin Sudah Tak di Atas Angin, Wayang Golek Produk Cipacing pun Menjanjikan

Jatinangorku.com – Meski kerajinan senapan angin kini sudah tak di atas angin lagi karena benar-benar sepi pemasaran, apalagi digoncang kasus pembuatan senjata api, namun di Cipacing, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang masih ada potensi lain yang menjanjikan untuk dikembangkan.

Produk kerajinan lain asal Cipacing itu antara lain patung asmat, jimbe, wayang golek, hiasan dinding, kursi jok, dan alat kesenian. Hasil karya para perajin Cipacing itu kini jadi buruan pe-ngunjung.

Profesi perajin saat ini memang tidak lagi menjanjikan bagi generasi muda Cipacing. Minimnya pendapatan serta minimnya perhatian dari pemerintah membuat mereka tak lagi menggeluti profesi tersebut. Meski demikian, masih ada yang berusaha menggeluti pekerjaan ini sekadar untuk menyambung hidup dan melestarikan kerajinan secara turun-temurun.

Seorang pemilik galeri kerajinan di Desa Cipacing, Dadang Taryana (40) membenarkan, perajin di Desa Cipacing nyaris punah, termasuk perajin senapan angin, karena pendapatannya tak menentu. Padahal jika dikerjakan secara profesional dan mendapat perhatian maksimal dari pemerintah, kondisinya pasti tak akan megap-megap.

Sebelumnya, lanjut Dadang, warga Desa Cipacing sangat antusias menggeluti bisnis berbagai kerajinan. Bahkan, profesi warga Desa Cipacing benar-benar didominasi profesi perajin. Pada saat itu, hasil kerajinan tangan asal Cipacing ramai dikunjungi pembeli.

Dadang menyatakan, perajin Cipacing kini terpuruk akibat sepi pembeli. Kondisi itu ditengarai akibat kalah bersaing dengan perajin dari daerah lain. Ditambah dengan adanya kasus senjata rakitan yang berdampak pada perajin lain. 

“Kasus dugaan senjata api rakitan sangat berdampak terhadap perajin yang memproduksi kerajinan lain. Sejumlah kerajinan lain di luar senapan angin sangat berpotensi untuk dikembangkan. Saya harap Pemkab Sumedang benar-benar fokus memperhatikan kelangsungan nasib para perajin,” kata Dadang kepada wartawan, Rabu (11/9) didampingi Ketua Kelompok Perajin Cipacing, Asep Rohman.

Sebelumnya, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kec. Jatinangor, Iis Yuliani, S.E. berharap segera memiliki sentra kerajinan.

“Potensi perajin di Jatinagor, khususny Cipacing cukup tinggi. Sayang hingga saat ini belum memiliki sentra kerajinan. Kita akan berusaha melakukan berbgai upaya agar para perajin bertahan, berdikari, dan mampu mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Sumber : http://klik-galamedia.com