Setelah 9 Tahun Mati Suri Ikopin Sosialisasikan Kembali Korfball

by -42 views

Setelah 9 Tahun Mati Suri Ikopin Sosialisasikan Kembali Korfball

Jatinangorku.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korfball Ikopin menyelenggarakan seminar dan coaching clinic dengan tema “Selangkah Lebih Dekat dengan Korfball” di Aula Ikopin, Jln. Raya Jatinangor, Sabtu (24/5). Seminar diikuti oleh beberapa SMA dan SMK di wilayah Bandung dan Sumedang antara lain SMA Karya Budhi, SMA 1 Cileunyi, SMK Farmasi, SMA 1 Jatinangor, dan SMK Pasundan.

“Acara dimaksudkan untuk menghidupkan kembali korfball di Tanah Air yang sudah 9 tahun mati suri. Kami ingin majukan korfball. Agar dapat konsisten kedepannya,” ujar Ketua PKSI, Lisa Rudianita L. kepada wartawan, Sabtu (24/5).

Menurutnya, korfball diperkenalkan oleh Nico Broekhuysen pada 1902 silam di Belanda. Olahraga yang terdiri dari 8 orang, masing-masing 4 pria dan 4 wanita dalam satu tim itu, satu-satunya olahraga di dunia yang memadukan gender dalam sebuah tim.

“Aturan yang dipakai pun diperlakukan sama, sehingga pria maupun wanita mendapat kesempatan setara,” katanya.

Di Indonesia, lanjutnya, korfball diwadahi organisasi Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) yang telah resmi menjadi anggota International Korfball Federatian (IKF) sejak 1984. Indonesia mulai aktif dan rutin satu kali setahun mengikuti kejuaraan tingkat internasional baik regional dan dunia.

Pelopor

Lisa mengatakan, tahun 1988, Indonesia merupakan pelopor sekaligus tuan rumah kejuaraan korfball tingkat Asia di Jakarta dan saat itu menjadi puncak pencapaian tertinggi Indonesia.

“Seminar ini juga memberi pengetahuan tentang korfball kepada puluhan siswa yang hadir,” ujar Lisa. 

Siswa SMA Karya Budhi, Muhammad Iqbal, mengaku sangat senang mengikuti seminar karena mendapat pengetahuan baru tentang korfball yang sebelumnya tidak diketahuinya.

“Setelah ada seminar dan coaching clinic saya jadi tertarik untuk mendalami. Memang agak berbeda dengan olahraga lainnya,” kata Iqbal.

Sementara itu, Wakil Rektor II Ikopin Dindin Burhanudin sangat mendukung adanya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korfbal di kampusnsya tersebut.

“Saya harap, kemunduran yang terjadi bisa membangkitkan kembali korfball di pentas nasional dan internasional,” kata Dindin kepada wartawan di sela-sela acara, Sabtu (24/5).

Ia menambahkan, ini menjadi momen penting, mengingat olahraga Korfball ini berbeda dengan sepak bola yang sudah memasyarakat. “Semoga korfball pun lebih banyak dikenal,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Wakil PKSI Haryo Sulakso, Bidang Hubungan Luar Negeri Muhamad Rizky, Bid. Pengembangan Yunus Herganda serta dari Pengprov PKSI DKI Jakarta Sudaryani.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/