Setelah Diakuisisi, Mampukah BlackBerry Bangkit?

by -9 views

Setelah Diakuisisi, Mampukah BlackBerry Bangkit?

Jatinangorku.com –   BlackBery belum juga berhasil menyelesaikan tantangan dalam membuat produknya kembali berjaya seperti tahun 2008 silam. Tapi, setelah diakuisisi oleh konsorsium yang dipimpin Fairfax Financial Holdings, sepertinya perusahaan Kanada ini dapat memperpanjang nafas.  FairFax menawarkan US$ 4,7 miliar atau Rp 53 triliun lebih untuk ‘menyelamatkan’ vendor ini.

“Apa yang sedang coba dilakukan adalah membawa BlackBerry keluar dari pasar umum, atau mungkin menjadiplatform untuk perusahaan,” kata John S Stephenson, wakil presiden untuk  First Asset Investment Management Senin, 24 September 2013. 

Masalah pangsa pasar merosot adalah kasus utama bagi BlackBerry. Produk mereka kalah bersaing. Hal ini bisa mengancam posisi BlackBerry beberapa tahun mendatang. Padahal, BlackBerry hampir menciptakan pasar yang menguntungkan di kelas ponsel pintar beberapa waktu lalu. Namun, perlahan-lahan langkahnya mulai meredup ketika Apple dan Android mengambil alih dan menetapkan standar baru bagi konsumen.

Hari Jumat lalu, BlackBery kembali mendapat kerugian besar. BlackBerry hanya mampu menyumbang 2,8 persen dari penjualan produknya di seluruh dunia pada semester pertama tahun 2013. Jumlahnya merosot 5 persen dibandung tahun 2012 dan anjlok 11 persen untuk tahun 2011. Menurut perusahaan teknologi IT Gartner, BlackBerry sudah kehilangan faktor ‘keren’ yang dulu sempat digandrungi oleh pengguna diberbagai negara. 

Kini, BlackBerry menggantungkan harapannya pada seri BlackBerry 10, yaitu, Z10 dan Z30, dan Q10, dengan layar sentuh dan mini-keyboard yang sedang ramai digunakan saat ini. Pihak BlackBerry menganggap, ini adalah harapan baru untuk masa depan mereka.

Sumber : http://www.tempo.co/