Sidang Gugatan Warga Pasar Sumedang Ditunda

by -15 views

Jatinangorku.com – Sidang gugatan warga pasar kepada Pemkab Sumedang atas nota kesepahaman yang telah dilakukan pengembang dan Pemkab tentang revitalisasi pasar Sumedang ditunda.

Alasannya, hakim utama berhalangan hadir, maka sidang dipimpin oleh hakim pengganti. Namun, dalam memutuskan perkara gugatan ini, hakim pengganti perlu pengkajian dari awal. Hakim pengganti memutuskan sidang dengan agenda putusan ini diundur sampai Rabu, 24 September 2014.

Hal ini disampaikan Kasubag Tata Hukum Yan Mahal Rizal kepada wartawan. Meski agenda ini ditunda, Pemkab belum mau memutuskan atas langkah apa yang akan diambil pasca-putusan sidang.

“Kami masih menunggu keputusan sidang dulu seperti apa. Setelah dikaji hasilnya, kami akan menentukan langkah berikutnya apa, yaitu antara meneruskan upaya hukum atau menerima dengan melakukan berbagai upaya lainnya seperti pembatalan sejumlah dokumen,” kata Rizal, Rabu (17/9/2014).

Seperti sebelumnya, ketika sidang putusan ini belum dilaksanakan, Rizal juga belum bisa memastikan langkah selanjutnya. Pihaknya juga belum menerima instruksi apapun dari kepala daerah.

Namun, sebagai pendamping hukum Pemkab Sumedang, pihaknya akan menyarankan melakukan upaya hukum yaitu banding dan kasasi karena sejauh ini apa yang dibahas dalam persidangan belum bisa dibuktikan.

“Kalau menurut saya, jika eksepsi kami ditolak dan gugatan dikabulkan maka kami akan melakukan upaya hukum banding dan kasai,” kata Rizal.

Bagian Hukum Pemkab Sumedang tak hanya sedang mendampingi kasus ini saja. Gugatan ini disidangkan di PN Sumedang sejak Februari 2014. Bagian Hukum juga mendampingi gugatan di PTUN Bandung untuk materi gugatan yang hampir serupa.

Pada Juni 2014, Pemkab Sumedang pun digugat oleh warga pasar dengan empat objek gugatan, yaitu tentang penetapan tempat penampungan sementara, persetujuan penghapusan bangunan pasar, penetapan pertanggungjawaban kerja sama revitalisasi pasar, dan pemberitahuan pengosongan kios.

Sementara, objek gugatan di pengadilan negeri adalah MoU Pemkab dan pengembang tentang persetujuan revitalisasi Pasar Sumedang, perjanjian kerja sama antara Pemkab dan pengembang, dan Surat Keputusan DPRD atas persetujuan revitalisasi.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/