SMA Al-Ma’soem Raih Perunggu di Olimpiade Sains Internasional

by -382 views

JATINANGOR (27/5)

SMA Al-Ma’soem yang mengirimkan 4 siswi untuk dua tim Olimpiade Sains Internasional berhasil meraih medali perunggu. Olimpiade penelitian yang diikuti 24 negara tersebut digelar International Science Project Olympiad (ISPrO) di Universitas Indonesia (UI) Kota Depok, 19-24 Mei.

Olimpiade melibatkan siswa usia 13-18 tahun tingkat SMA dari 24 negara dan berkerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Asosiasi Solidaritas Bidang Sosial Ekonomi Negara-negara Pasifik.

Keempat siswa SMA Al-Ma’soem terdiri atas dua tim, yakni Hanny Farhana kelas XI IPA 4 dan Tias Ravena Maitsa, kelas XI IPA 1 (tim 1) yang meneliti Fisika Lingkungan (Enviromental Physic) dengan judul “Designing and Building Model of Solar Distiller System Using Microfiber Cloth and Asphalt”.

Sedangkan Lina Nafisah, kelas XI IPA 3 dan Luthfiana Fitri Febrianingtyas kelas XI IPA 1 yang juga memperoleh medali perunggu nerkompetisi di bidang Environmental Biology dengan judul “The Use of Wild Spinach (Acalypka Indica) as Bioindicator of Air Pollution”.

Kepada wartawan di Waroeng Selera Nusantara (WSN) SPBU Al-Ma’soem, Jalan Raya Bandung-Garut, Desa Cipacing, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, Sabtu (25/5) ke-4 siswi yang pintar berbahasa Inggris tersebut terlihat bangga.

“Benar-benar membanggakan bisa mengangkat nama SMA Al Ma-seom, sekaligus Yayasan Pendidikan Al-Ma’soem (YPAM) di tingkat nasional maupun internasional. Kami bersaing dengan puluhan peserta dari 24 negara,” kata Hana Farhana.

Didampingi Kepala SMA Al-Ma’seom, Udin Narsuddin, S.Si., pembimbingnya, Rahman Hakim, S.So. dan wali kelas, Aida Maria, S.Pd, Hana mengatakan, selain membanggakan, medali perunggu tersebut jadi motivasi. 

Sementara itu, Ketua YPAM, H. Nanang Iskandar Ma’soem, S.E., M.S. mengaku sangat bangga atas prestasi yang diperoleh.

“Para siswi yang telah mengangkat nama YPAM tersebut patut diapresiasi dan akan mendapat penghargaan. Kita akan gratiskan biaya pendidikannya bagi mereka hingga tamat SMA. Begitu pula kepada sejumlah pihak yang turut mendidik dan membimbing mereka sehingga mampu berprestasi, kita siapkan penghargan, kadeudeuh atau bonus,” kata Nanang.

(B.27)**