Stres Akibat Covid-19, Ruli Nekad Loncat ke Sungai Cikeruh Jatinangor Sumedang

by -375 views
Stres Akibat Covid-19, Ruli Nekad Loncat ke Sungai Cikeruh Jatinangor Sumedang
Stres Akibat Covid-19, Ruli Nekad Loncat ke Sungai Cikeruh Jatinangor Sumedang

Stres Akibat Covid-19, Ruli Nekad Loncat ke Sungai Cikeruh Jatinangor Sumedang– Diduga mengalami stres akibat pandemi Covid-19, seorang pria berusia 36 tahunan nekad loncat ke Sungai Cikeruh di Dusun Cikuda dekat RM Sari Kedelai Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor, Jumat (18/09/2020) sekitar jam 10.30.

Informasi yang dihimpun Sumeks, pria bernama Ruli itu loncat di ketinggian 5 meter dengan tidak memakai busana. Sontak saja, warga dan pengguna jalan ramai ramai melihat dari lokasi terdekat.

Babinsa Desa Hegarmanah, Pelda Indra Gunawan membenarkan kejadian tersebut. Pria itu memang tinggal di Dusun Sukawening Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor namun bukan KTP Asli Sumedang. Sehari-hari, korban bekerja sebagai penunggu kos kosan.

“Korban aslinya dari Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, namun bekerja di sini jadi penunggu kosan. Diduga mengalami stres karena tidak bisa diajak bicara,” katanya.

Menurut Pelda Indra, kronologis kejadian saat itu korban mengendarai sepeda motor jenis Honda Legenda dari arah Sukawening menuju RM Tahu Sari Kedelai. Korban memarkirkan motornya kemudian lari ke atas jembatan Cikuda. Korban sempat membuka baju dulu hingga bugil, kemudin loncat diatas ketinggian 5 meter.

“Entah percobaan bunuh diri, entah stres. Yang jelas, kalau mau bunuh diri, kepala dulu yang terjun. Ini malah kaki dulu. Kemudian, setibanya di air, korban jalan kaki karena sungainya dangkal. Warga sekitar dan tukang parkir langsung menyelamatkan korban bersama TNI Polri dan Satpol PP,” katanya.

Tak hanya itu, korban pun sempat membuka baju terlebih dahulu. Kemudian, susah diajak bicara. Kalau orang yang mencoba bunuh diri, tak akan membuka baju dan terjunnya kepala dulu.

 

Baca Juga :  Kematian Pasien Covid-19 di Sumedang Kembali Bertambah, Kali ini Menimpa Wiraswasta Asal Tanjungsari

 

“Saat ini kondisi korban terlihat luka memar di kaki. Karena menahan jatuh dari ketinggian. Soalnya sungainya dangkal. Untuk evakuasi selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Jatinangor untuk mendapatkan perawatan intensif,” katanya

 

 

 

Sumber : https://eljabar.com/