Sumedang Dukung Penanganan TBC

by -51 views

Sumedang Dukung Penanganan TBC

Jatinangorku.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Yayasan Kusuma Buana bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menggelar program penanganan penyakit tuberkulosis (TBC) di lingkungan karyawan pabrik, di Hotel Puri Khatulistiwa, Jalan Raya Jatinangor, Sumedang, Senin (12/5). Kegiatan diikuti para pengusaha se-Kab. Sumedang.

“Program ini sangat baik dan kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Yayasan Kusuma Buana yang telah melakukan program perluasan penanggulangan TBC berbasis tempat kerja ini,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, H. Zaenal Alimin, kepada wartawan, seusai acara.

Menurut Zaenal, melalui program ini, setiap perusahaan yang dijadikan objek program, tidak harus mengeluarkan biaya penanggulangan TBC, karena biaya sepenuhnya ditanggung pemerintah.

“Kondisi perusahaan, apalagi tekstil, sangat rentan timbulnya penyakit TBC, akibat kurang teraturnya pola hidup atau mungkin juga tertular oleh karyawan lainnya,” tuturnya.

Seorang penyandang TBC di dalam satu perusahaan yang dibiarkan kemudian menyebar, akan berakibat pada kerugian besar perusahaan tersebut. Zaenal menilai penyakit TBC kerap dianggap sebagai penyakit rendahan yang membuat para penyandangnya merasa kurang percaya diri.

“Kalau ada seorang penyandang TBC di perusahaan dibiarkan dan menyebar, ini akan berakibat perusahaan rugi besar. Karena terpengaruh stigma masyarakat bahwa TBC adalah penyakit rendahan, sehingga penyandangnya bisa minder, kurang percaya diri, dan berdampak pada produktivitas kerja juga menurun,” ungkapnya.

Sejak 2008 lalu, pemerintah daerah (pemda) dan Dinas Kesehatan, lanjutnya, sudah menangani penyakit TBC di perusahaan.

“Terutama yang sudah diprakarsai Puskesmas Cimanggung. Jadi program sekarang yang dilakukan Yayasan Kusuma Buana merupakan pengukuhan program penanggulangan ini,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sumedang, H. Endang mengaku, lembaganya sudah sejak 2012 menggulirkan program sosialisasi pemberantasan penyakit TBC di lingkungan pabrik, di Kabupaten Sumedang dan menyosialisasikan penanganannya ke semua karyawan.

Endang yang juga sebagai Kepala Bagian (Kabag) Umum PT Wiska itu mengatakan, pengidap TBC di lingkungannya bekerja, tidak serta merta dikeluarkan. Justru, kata Endang, mereka diajak kerja sama dan diarahkan agar segera diperiksa di poliklinik kesehatan.

“Manajemen PT Wiska, rutin menggelar testimoni penyakit TBC untuk mengetahui karyawan di PT Wiska yang terjangkit TBC,” tutupnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/