Sumedang Gelar SIGFEST dan Festival Cut Nyak Dien

by -37 views

Jatinangorku.com – Pemkab Sumedang akan gelar Festival Cut Nyak Dhien dan Sumedang Internasional Gamelan Festival (SIGFEST) di Komplek Gedung Negara Kab.Sumedang, 30 OKtober-2 Nopember 2014. Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbuparpora) Kab.Sumedang, Eli Suliasih mengatakan, dasar utama penyelenggaraan kedua event tersebut, adalah sebagai apresiasi pemerintah terhadap para seniman yang sudah bekerja keras, mewujudkan upaya Sumedang menjadi Puseur Budaya Sunda, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 113 Tahun 2009.

“Lebih dari itu, maksud dan tujuan event tersebut, sebagai upaya menyambut tahun kunjungan wisata tahun 2015, sekaligus merupakan implementasi standar pelayanan minimal (SPM) Bidang Kebudayaan 2014, melalui dukungan fasiliti, peningkatan apresiasi dan eksplorasi potensi seni daerah,” terang Eli saat jumpa pers di ruang Media Center Gedung Induk Pusat Pemerintahan (IPP), Senin (27/10/2014).

Sementara itu, lanjut Eli, Festival Cut Nyak Dhien merupakan program kemitraan antara Pemkab Sumedang dengan Pemprov Nangroe Aceh Darussalam dan Pemkab Aceh Besar. Dimana ketika daerah tersebut, secara historis sama-sama memiliki ikatan yang kuat. Oleh sebab itu, Festival Cut Nyak Dhien dilaksanakan, sebagai salah satu bentuk konkret Pemkab Sumedang dan Pemprov Nangroe Aceh Darusalam dalam mengenang dan menghormati jasa serta perjuangan pahlawan nasional Cut Nyak Dhien yang selama hidupnya telah berjuang menentang penjajahan Belanda dan perang Aceh.

“Hingga akhirnya beliau (Cut Nyak Dhien) diasing hingga wafat dan dimakamkan di Sumedang,” tambah.

Secara teknis, kata Eli, Festival Cut Nyak Dien yang bertajuk “Merenda Jejang Sang Pahlawan di Bumi Sumedang” akan digelar 30-31 Oktober.

“Acara tersebut selain diisi dengan berbagai kegiatan termasuk helaran (pertunjukan) budaya Sumedang dan Aceh, juga akan ada penayangan film documenter Cut Nyak Dien,” ungkapnya.

Sedangkan SIGFEST digelar bertujuan untuk lebih memperkenalkan kekayaan khasanah kesenian asli Kab.Sumedang, kepada masyarakat dunia. Dimana Kab.Sumedang sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Jawa Barat, memiliki banyak potensi budaya. Diantaranya, Gamelan Sari Oneng di Museum Prabu Geusan Ulun, Seni Bangrek di Kec.Cimalaka dan Tanjungkerta, Tarawangsa (Kec.Rancakalong) Tari Umbul (Kec.Situraja, Ganeas dan Paseh) serta Koromong (Kec.Rancakalong dan Darmaraja). Disebutkan Eli, sebagai penjabaran dari strategi menjadikan Sumedang sebagai destinasi wisata budaya khususnya seni karawitan berikut gamelannya, maka Pemkab Sumedang beserta tokoh seni budaya Sumedang, menggagas diselenggarakannya SIGFEST, pada 1-2 Nopember.

“Insya Alloh , sudah ada beberapa negara, seperti Jepang, Amerika Latin, Eropa dan Timur Tengah, yang menyatakan ikut dalam festival ini,” imbuhnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/