Sumedang Jadi Sasaran Pembuangan Gunungan Sampah Limbah Kain

by -136 views

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang, kembali menemukan sampah limbah potongan kain kecil yang sudah dipadatkan di dua lokasi berbeda. Yakni di Lapangan Binong, Kec. Rancakalong, dan Kecamatan Tanjungkerta.

Sampahnya hampir sama dengan sampah yang ditemukan sebelumnya di bahu ruas Jalan Cadas Pangeran Atas (CPA) di Kec. Pamulihan, Senin, 15 Januari 2018 lalu. Volume sampah yang sangat banyak hingga menggunung tersebut diperkirakan berasal dari industri tekstil.

“Kami sekarang sedang menuju lokasi pembuangan sampah limbah kain di Lapangan Binong, Rancakalong. Setelah itu, kami akan mengecek yang di Tanjungkerta. Kami sudah melaporkan kepada pak bupati yang kebetulan sedang menghadiri acara di Tanjungkerta,” ujar Kepala Bidang Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kab. Sumedang,  Ayuh Hidayat ketika dihubungi melalui telepon di Sumedang, Senin, 22 Januari 2018.

Dia menuturkan, volume sampah limbah kain yang ditemukan di Rancakalong diperkirakan mencapai 4 truk. “Sedangkan yang di Tanjungkerta, kami belum mengecek,” tuturnya.

Pemasangan pagar bambu

Dikatakan, untuk mencegah pembuangan sampah limbah kain di bahu Jalan CPA, DLHK akan memasang pagar bambu di bahu ruas jalan tersebut. Pemasangan pagar dilakukan agar mobil atau truk yang mengangkut sampah limbah tidak bisa parkir dan membuang sampah sembarangan di bahu jalan.

Ayuh menuturkan, oknum warga juga sering membuang sampah di bahu jalan CPA tersebut. Namun sampah limbah kain yang ditemukan pekan lalu, jumlahnya keterlaluan karena mencapai sekira 20 kubik. 

“Kalau yang membuang sampah sembarangan satu atau dua keresek di Jalan CPA, sudah sering. Akan tetapi, yang membuang sampah berupa limbah potongan kain yang sudah dipadatkan hingga mencapai 20 kubik itu, baru Senin pekan kemarin. Sampahnya sudah diangkut oleh para petugas kami  sampai bersih Jumat (19 Januari 2018) lalu. Saking banyaknya, sampah yang diangkut mencapai 6 truk,” kata Ayuh.

Oknum warga yang membuang limbah potongan kain tersebut, lanjut  dia, diduga warga Bandung. Hal itu, diperkuat dari hasil penyelidikan kepolisian bahwa truk yang membuang sampah tersebut berplat nomor “D” atau Bandung. 
Nopol mobilnya, kini sudah diamankan di Polres Sumedang. “Untuk pelakunya, hingga kini masih diselidiki,” ujarnya. 

Ia menambahkan, sampah limbah potongan kain itu sempat dicek langsung oleh Bupati Sumedang Eka Setiawan saat akan menghadiri acara di Jatinangor dan Cimanggung, Jumat sore lalu. Bupati mengatakan, jika tindakan pembuangan sampah tersebut melanggar Perda, penanganannya akan diserahkan kepada Satpol PP.

Namun, jika terkait dengan pidana, penanganannya akan diserahkan ke kepolisian. “Pak bupati sangat tegas, dengan ulah oknum pelaku yang membuang sampah sembarangan tersebut,” ucap Ayuh.

 

 

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com