Sumedang Kedatangan Tim Pencegahan Korupsi

by -45 views

Jatinangorku.com – Pemkab Sumedang kedatang Tim Kordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Korupsi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat.

Tim yang akan bekerja selama 25 hari itu, diterima Wakil Bupati Sumedang H.Eka Setiawan, Sekda H.Zaenal Alimin, serta sejumlah pejabat eselon II, serta unsur Sekretarian DPRD, bertempat di ruang Cakrabuana Gedung Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kab.Sumedang,Selasa (9/6/2015).

Kepala BPKP Perwakilan Jabar Simarmata mengatakan, sejak dahulu Indonesia rentan korupsi dan masih banyak kasus yang belum terungkap sehingga masyarakat merasa penegakan hukum terhadap pelaku korupsi di Indonesia masih lemah.

“Karena masyarakat merasa penegakan hukum anti korupsi di Indonesia masih lemah, maka dibentuklah KPK,” ungkapnya.

Akan tetapi, lanjutnya, gencarnya aksi penindakan atas kasus-kasus korupsi oleh KPK ternyata tidak mengurangi para pelaku korupsi sehingga tindakan pencegahan harus lebih banyak dilakukan.

“Fungsi pencegahan korupsi oleh KPK di samping fungsi penindakan terbentur oleh terbatasnya SDM padahal pencegahan korupsi melibatkan semua instansi dari pusat sampai daerah,” terang Simarmata.

Oleh karena itu, dalam upaya melakukan tindakan pencegahan korupsi tersebut, KPK menggandeng BPKP yang kedudukannya tersebar di seluruh pelosok Indonesia dimana di dalamnya terbentuk Korsupgah.

“KPK dengan BPKP sudah melakukan MoU sejak 4 tahun yang lalu dan melakukan 3 fungsi yaitu pre-entif (sosialisasi) berupa diklat-diklat, pre-ventif (pencegahan) berupa pendampingan dalam pembuatan laporan-laporan keuangan, dan represif (audit),” paparnya.

Tim Korsupgah yang dibentuk bukan untuk mencari kesalahan tetapi mencari solusi dari kelemahan-kelemahan yang ditemukan.

“Jadi bapak ibu tidak usah takut dan khawatir karena tidak akan ada sanksi dari hasil temuan tim kepada yang diperiksa. Yang kami lakukan adalah memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ditemukan kemudian hasilnya akan diseminarkan dan dihadiri oleh KPK,” ujar Simarmata.

Sumber : http://www.galamedianews.com/