Sumedang Kini Punya Perpustakaan Digital dalam Aplikasi i-Sumedang

by -94 views

Paguyuban Motekar Sumedang bekerjasama dengan Yayasan Al-Barokah Een Sukaesih meluncurkan aplikasi Perpustakaan Digital dengan nama “i-Sumedang”.  Aplikasi tersebut, sengaja dibuat guna memacu minat baca sekaligus meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Sumedang.

“Perpustakaan digital Kabupaten Sumedang ini, merupakan inovasi baru. Aplikasi  i-Sumedang, sebuah literasi digital yang nantinya dapat dikelola oleh lintas komunitas di Sumedang,” kata Ketua Paguyuban Motekar Sumedang, Dedi Mulyadi ketika dihubungi di Sumedang, Senin 21 Mei 2018.

Menurut Dedi,  pembuatan aplikasi i-Sumedang, dilatarbelakangi karena keprihatinannya dengan masih rendahnya minat baca dan budaya literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat di Kabupaten Sumedang. Dengan i-Sumedang, diharapkan warga Sumedang bisa dengan mudah mengakses berbagai buku dan informasi lainnya secara digital. “Cukup membuka handphone android, semuanya sudah tersaji,” ujarnya.

Dedi menambahkan,  i-Sumedang resmi diluncurkan berbarengan dengan pelaksanaan “Seminar Pendidikan Berbasis Kasih Sayang dan Perpustakaan Digital” di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Sabtu 12 Mei 2018 lalu.  Peluncuran i-Sumedang tersebut bekerjasama dengan Yayasan Al- Barokah Een Sukaesih. Selain itu,  menggandeng Pemkab Sumedang dan pihak swasta Aksaramaya.

“Untuk fasilitasi konten perpustakaannya, sudah dikerjasamakan dengan pemda melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaaten Sumedang. Sementara dukungan teknologi informasinya, digarap penuh oleh pihak swasta Aksaramaya Jakarta pemilik hak paten e-Library,” ucap Dedi.

Sudah saatnya

Menanggapi hal  itu,  Pembina Yayasan Al- Barokah Een Sukaesih, Herman Suryatman menjelaskan, memang sudah saatnya masyarakat Sumedang bangkit memanfaatkan teknologi  informasi. Hal itu, guna  menciptakan Sumedang sebagai kabupaten terdepan dalam pengembangan perpustakaan digital. Aplikasi i-Sumedang dinilai inovasi pembelajaran daring yang murah, mudah didapatkan dan sangat efektif untukmeningkatkan pengetahuan masyarakat, utamanya anak-anak sekolah.

“Aplikasi ini akan mencerdaskan masyarakat Sumedang hingga dapat memacu kita hijrah ke zona kompetitif. Sumedang harus tampil terdepan,” ujar Herman.

Pembuatan aplikasi tersebut, lanjut dia,  tidak akan membebani anggaran pemda. Pasalnya,  sudah difasilitasi sepenuhnya oleh Aksaramaya sebagai penyedia layanan perpustakaan digital.  Bahkan, Aksaramaya kini tengah bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional. “Jadi, Sumedang tidak perlu memikirkan biaya. Sekarang eranya kolaborasi. Asal ada kemauan pasti ada jalan,” ujar Herman dengan nada optimistis.

Lebih jauh Herman menjelaskan, dalam aplikasi  i-Sumedang, akan menyatukan konten dan komunitas dalam sebuah aplikasi yang mudah dan menyenangkan. Aplikasi tersebut akan tumbuh bersama tanpa ketergantungan dengan pemerintah. “Akan tetapi,  mampu menggerakan komunitas untuk berperan aktif meningkatkan minat baca dan kecerdasan bangsa. Hal itu, seperti yang diungkapkan CEO (Chief Executive Officer) Aksaramaya, Lasmo Sudharno pada seminar pekan lalu,” kata Herman.

Herman menambahkan, Aksaramaya juga berharap aplikasi tersebut bisa  memberikan manfaat yang besar bagi pengguna i-Sumedang. “Nantinya, i-Sumedang hadir untuk menyatukan masyarakat dalam sebuah komunitas membaca dan publikasi buku secara digital,” ucap Herman.

 

 

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com