Sungai Cikeruh Meluap, Empat Desa di Jatinangor Terdampak Banjir

by -673 views
Sungai Cikeruh Meluap, Empat Desa di Jatinangor Terdampak Banjir
Sungai Cikeruh Meluap, Empat Desa di Jatinangor Terdampak Banjir

Luapan air dari Sungai Cikeruh mengakibatkan empat desa di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terendam banjir Jumat 28 Februari 2020.

Empat desa yang tergenang banjir luapan Sungai Cikeruh tersebut antara lain, Desa Sayang, dan Desa Cikeruh, Desa Cipacing, dan Desa Hegarmanah.

Agung Ibrahim (21), warga Dusun Taraju RT01/09, Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor mengatakan, banjir mulai merendam permukiman warga sejak pukul 17.00 WIB. Ia pun mengklaim jika di tahun 2020, baru kali ini rumahnya terendam banjir

“Air mulai masuk rumah pukul 17.00 WIB sore tadi. Tahun 2020 baru ini. Memang setiap musim hujan rumah saya kebanjiran,” kata Agung diwawancara Notif di lokasi.

Meski air membanjiri rumahnya, Agung maish bersyukur sejumlah perabotan rumah tangga masih bisa diselamatkan. Menurutnya, saat banjir masuk ke rumah, ia dan anggota keluarga lainnya bergegas menyelamatkan perabotan dan menyimpan di lantai atas rumahnya.

Sementara itu, Petugas Polsek Jatinangor Babhin Kamtibmas Desa Sayang, Bripka Yudha Permana mengatakan, di Desa Sayang ada lima wilayah yang terdampak banjir. diantaranya RW 1, 2, 6, 7, dan 9.

“Ketinggian air di lima wilayah tersebut mulai 30 sentimeter hingga 100 sentimer,” tutur Yudha di lokasi.

Agus Heli Hamzah, Warga RT 02/10, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor mengatakan, selain hujan deras, luapan air terjadi karena pendangkalan Sungai Cikeruh. Untuk di Desa Cikeruh, kata dia, ada 4 wilayah yang terdampak banjir, yakni RW 7, 8, 9, dan 10.

“Dari awal tahun, baru kali ini terjadi banjir, namun banjir kali ini lebih parah dari banjir-banjir sebelumnya. Ada beberapa rumah warga yang hampir tertutupi air,” ucap seraya berharap agar Pemkab Sumedang turun tangan untuk memberikan solusi masalah banjir ini.

Irwan Firmansyah, Staf Desa Hegarmanah mengatakan, sedikitnya ada dua wilayah di desanya yang tergenang banjir, yakni RW 04, dan RW 05. Ketinggian air mulai dari 60 sentimeter hingga 180 sentimeter.

“Di dua wilayah tersebut ada 24 rumah warga yang terdampak banjir,” kata Firman dihubungi Notif melalui sambungan selular.

Semenatara itu, Babhinkamtibmas Desa Cipacing, Bripka Asep Nandang menuturkan, di Desa Cipacing ada dua wilayah yang terdampak banjir. Yaitu di RT 01 dan 02 RW 13 Dusun Solokan Jarak, dan Dusun Kampung Baru.

“Ketinggian air di dua wilayah tersebut mencapai 30 sentimeter hingga 40 sentimer,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas Kepolisian dari Polsek Jatinangor dan Koramil Jatinangor mengevakuasi warga yang terdampak banjir. Hujan pun terpantah masih mengguyur kawasan tersebut dengan intensitas sedang.

sumber: notif.id