Sungai Cimande Jadi Penolong Saat Kemarau

by -28 views

Sungai Cimande Jadi Penolong Saat Kemarau

Jatinangorku.com – Memasuki musim kemarau saat ini, debit air sejumlah sungai di wilayah timur Kab. Bandung mulai menyusut, di antaranya Sungai Cikeruh, Cikijing, dan Sungai Citarik. Namun khusus Sungai Cimande, volume air belum berubah sehingga tetap dimanfaatkan warga untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Sementara sebagian sumur gali milik warga di Desa Cihanjuang, Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang sudah mengalami kekeringan. Selain Desa Cihanjuang, Desa Pasirnanjung, dan Desa Sindangpakuon, kecamatan tersebut kini dilanda kekeringan. Untuk kebutuhan MCK sebagian warga dalam beberapa hari terakhir mulai memanfaatkan aliran air Sungai Cimande. Seperti terpantau “GM” pada Selasa (27/8) kemarin.

Dadang Jamaludin (34), warga Kp. Bunter, Desa Cihanjuang mengatakan, baru saja dua pekan musim kemarau melanda Kp. Bunter RW 02 dan RW 03, sebagian warga sudah memanfaatkan aliran air Sungai Cimande untuk kebutuhan sehari-hari. “Ya, untuk kebutuhan mandi, cuci pakaian, dan lainnya. Soalnya, sebagian sumur sudah kekeringan,” ujarnya, kemarin. 

Menurut Dadang, warga juga memanfaatkan aliran air Sungai Cimande. Sedangkan untuk kebutuhan minum, warga memanfaatkan air kubangan tidak jauh dari lokasi MCK, selain membeli air isi ulang. Air kubangan juga juga dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga seperti mencuci dan mandi. 

“Padahal, musim kemarau baru memasuki dua pekan. Tetapi sumur mulai mengering. Sumber mata air di Kec. Cimanggung sendiri masih ada yang mengalir dan dimanfaatkan warga. Kekeringan dialami warga setiap tahun,” katanya.

Ia juga mengatakan, kekeringan diakibatkan banyaknya pabrik yang memanfaatkan sumur artesis. Sehingga otomatis air tanah ikut tersedot.

Sejumlah warga Kec. Cimanggung juga menyesalkan perusahaan yang memanfaatkan air baku Sungai Cimande yang digunakan warga seperti untuk pertanian dan aktivitas lainnya. Air baku Sungai Cimande itu dimanfaatkan untuk produksi perusahaan.

“Kenapa perusahaan masih mengambil air dari Sungai Cimande? Padahal, air baku tersebut sangat dibutuhan masyarakat. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, juga untuk lahan pertanian,” katanya.

Kekeringan juga dikeluhkan Ny. Enoh (41), warga setempat. Menurutnya, warga memanfaatkan air Sungai Cimande hingga antre di bantaran sungai. “Warga mendatangi Sungai Cimande sejak pagi hingga siang. Kebanyakan memanfaatkannya untuk mencuci,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com