Surat Pindah dan SKCK “Marema” Setelah Lebaran

by -35 views

 

Selepas lebaran warga Sumedang yang ingin mengajukan surat keterangan pindah domisili meningkat. Mereka harus antre di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcasip). Antrean warga yang membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) juga terlihat di ruang pelayanan Mapolres Sumedang.

Mereka umumnya mengajukan surat keterangan pindah domisili sampai pembuatan SKCK karena mau bekerja ke luar Sumedang. “Warga yang mengajukan surat keterangan pindah domisili cukup banyak saat pelayanan hari pertama setelah libu lebaran,” kata Nana Sutisna, Kepala Disdukcasip, Senin (11/7).

Menurutnya, pengajukan surat pindah domisili karena kebanyakan warga Sumedang ini diajak keluarganya untuk pindah ke luar Sumedang mencari pekerjaan. “Saat lebaran mereka yang sudah sukses di luar Sumedang mudik dan saat kembali lagi ke kota besar mengajak keluarganya untuk ikut. Merekalah yang mengajukan surat keterangan pindah domisili,” katanya.

Selain untuk alasan mencari kerja ke luar daerah, pengajuan pindah domisili juga karena sekolah. “Banyak juga yang melanjutkan sekolah ke luar Sumedang dan mengajukan surat pindah. Ini dilakukan untuk menghindari sebagai warga luar daerah yang mendaftar sekolah,” katanya.

Nana menyebutkan untuk daftar sekolah biasanya diprioritaskan untuk warga daerah dan bulan luar daerah. “Sehingga yang ingin melanjutkan sekolah ke daerah lain banhak yang mengajukan surat pindah,” katanya.

Pengajuan surat pindah memang meningkat setelah lebaran. “Surat pindah harus diajukan dan nanti dokumen kependudukan di Sumedang akan dihapus berpindah ke tempat tujuan pindah,” katanya.

Beberapa pemohon SKCK di Mapolres menyebutkan mereka baru membuat surat keterangan cacatan kepolisian karena diajak bekerja oleh keluarga yang mudik lebaran. “Saya sendiri diajak bekerja oleh keluarga saya yang sudah lama tinggal di Jakarta dan saat dilihat ternyata SKCK sebelumnya sudah habis masa berlakunya,” kata Dede Abidin (21) warga Situraja