Suyadi, tersangka peneror dengan mengaku ISIS, menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Mapolres Sumedang

by -41 views

Jatinangorku.com – Pelaku teror dan ancaman, Muhamad Suyadi (39) mengaku mengirim SMS meminta uang ke korban sebanyak 3 kali.

Warga asal Nganjuk, Jawa Timur yang mengontrak rumah di Perum Tanjungsari Permai, Margajaya, Tanjungsari ini mengaku melihat nomor telepon korban dari kios yang akan dikontrakan di Cikuda, Desa Hegarmanah, Jatinangor.

“Saya butuh uang dan melihat ada nomor ponsel di kios yang akan dikontrakan,” kata Suyadi.

Ia pun mengirimkan SMS sebanyak tiga kali dan mengaku dari kelompok ISIS serta meminta uang Rp 6,5 juta.

“Saya butuh uang untuk bayar cicilan motor, bayar utang serta kebutuhan sehari-hari karena saat ini sedang menganggur,” katanya.

Berikut isi SMS yang tiga kali dikirim ke nomor korban pemilik toko di Cikuda Jatinangor.

“Ko apabila ko tidak menuruti permintaan kami maka bom yang kami taruh di rumah ko di Cikuda dan kami tidak main2, kami ingatkan jangan sekali-kali lpr polisi klu rumah sm toko matrial ko tdk ingin hancur sedetikpun, ko lapor polisi bom pasti meledak karena kami mengawasi gerak gerik ko dan keluarga, dan kami tidak main2 ko, segera transfer dana yang kami minta krim ke BRI no rekening 344501023837534, kalau ko masih ingin toko dan rumah ko selamat, segera transper apabila kok tidak transper BOM kami ledakan dan kami tidak main..jaringan ISIS atau rumah dan toko bhn bangunan hancur tapi kalu ko turutin permintaan kami rmh sama toko ko selamat. tggl plh ko , klu sudah transper kasih info tapi kalau ko tdk transfer dan kasih info jangan salahkan kami kalu rumah dan toko ko hancur, kami kasih wakti 30 menit daru sekarang apabila tidak trt permintaan km, bom meledak (kelompok Isis).”

Mendapat SMS itu, korban ketakutan dan lapor ke polisi. Pelaku dijerat pasal 45 ayat 1 dan ayat3 UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektonik (ITE) serta 368 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara

Sumber : http://jabar.tribunnews.com/