Tabrakan Beruntun di Sumedang, 1 Tewas

by -86 views

Seorang penumpang meninggal dalam perawatan di RSUD Sumedang, tak lama setelah mobil yang ditumpanginya terlibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Minggu 4 Maret 2018. Lokasi kecelakaan tepatnya berada di Dusun Warungbuah, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumdang. 

Korban adalah Ny. Sopiah Al Karim (55) warga Jalan Sindangsari Barat RT 03 RW 09, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Saat kecelakaan terjadi, ia adalah penumpang mobil Kia Carens bernomor polisi D 1475 YTD bersama keluarganya. Mereka hendak pulang ke Cimahi setelah berziarah dari makam keluarga di Majalengka.

Kendaraan Kia itu tertabrak truk yang melaju cepat dan diduga mengalami rem blong. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami pendarahan di kepala hingga nyawanya tak tertolong saat dirawat di RSUD Sumedang. Penumpang lainnya mengalami luka ringan. 

Menurut Kasat Lantas Polres Sumedang Iim Abdurahim ketika dikonfirmasi melalui telefon di Sumedang, Minggu 4 Maret 2018, tabrakan beruntun bermula ketika dump truck Hino bernomor polisi B 9032 UP yang dikemudikan Imron datang dari arah Bandung menuju Cirebon. Truk mengalami gangguan fungsi rem saat melaju di turunan dan tikungan. Akibatnya, laju truk tidak terkendali hingga oleng ke jalur kanan jalan. Secara bersamaan, dari arah berlawanan datang truk boks Hino bernomor polisi B 9028 KXR yang dikemudikan Budiawan. 

“Tabrakan pun, tak bisa dihindari,” ujar Iim.

Ia mengatakan, setelah menabrak truk boks, dump truck itu terus melaju dalam kondisi oleng hingga kembali menabrak Kia Carens bernomor polisi D 1475 YTD berpenumpang 4 orang. Saat dump truck terguling, kemudian menyerempet Toyota Kijang LGX Nopol E 1021 UP berpenumpang 5 orang yang berada di belakang Kia Carens. 

“Akibat kejadian tersebut, salah seorang penumpang Kia Carens, Ny. Sopiah meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Sumedang. Sementara 3 korban lainnya mengalami luka ringan,” kata Iim.

Insiden di Cadaspangeran

Sehari sebelumnya, kata Iim, seorang penumpang angkot tewas ketika angkotnya bertabrakan dengan sepeda motor dan truk Fuso dari arah berlawanan di Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di kawasan Jalan Cadaspangeran depan RM Gepuk Ma Acih, Dusun Jelekong, RT 03 RW 08, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Sabtu 3 Maret 2018 pukul 21.45 WIB.

Korban meninggal dunia adalah Tania Nuraeni (11) warga Kampung Pamoyanan RT 02 RW 19, Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Sementara korban lainnya mengalami luka ringan. 

Korban sempat dibawa ke RSUD Sumedang. Sedangkan korban luka ringan dibawa ke Puskesmas Tanjungsari. Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Tanjungsari, mereka kembali ke Ciwidey sekaligus akan memakamkan jenazah Tania di Ciwidey.

Ia mengatakan, kejadian itu bermula ketika angkot bernomor polisi D 1981 VM yang dikemudikan Suhendi melaju dari arah Bandung menuju Cirebon. Para penumpang dalam angkot, termasuk korban, hendak menghadiri undangan pernikahan di Sumedang.

Di depan angkot, saat itu ada truk Mitsubishi Fuso L 9830 US yang dikemudikan Sumiadi. “Kondisi jalanan di sana gelap, basah, dan licin karena sedang hujan besar. Tiba-tiba truk tertimpa pohon pinus yang tumbang dari tebing kiri jalan,” tuturnya. 

Saat truk tertimpa pohon, kata dia, spontan Suhendi banting stir ke jalur kanan untuk menghindari truk tersebut. Namun, secara bersamaan dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha Jupiter Z Nopol Z 4974 AZ yang dikemudikan Yudi dan truk Mitsubishi Fuso Nopol F 8315 WF yang dikemudikan Bakir.

Karena posisinya sangat dekat, angkot langsung menabrak sepeda motor dan truk. Akibat kejadian itu, Tania meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka di bagian kepala. Sementara tiga penumpang lainnya yakni Rosidah, Leni, dan Atit mengalami luka-luka.

“Kecelakaan ini diduga akibat kelalaian sopir angkot karena tidak konsentrasi dan kurang menjaga jarak aman ketika menghindari truk yang tertimpa pohon,” ujar Iim.

 

 

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com