Tahapan Pilkada Sumedang Mulai Juli 2017

by -30 views

Pemilihan bupati Sumedang bakal dilakukan pertengahan Juni 2018. Pemilihan kepala daerah itu dimundurkan dari menyusul Pilkada serentak yang digelar tahun 2018. Sebelumnya pilkada Sumedang digelar Februari dan digabung dengan pemilihan gubernur.

Sehingga bupati terpilih dalam pilkada serentak 2018 itu tak perlu menunggu waktu lama untuk dilantik. Pasalnya pelantikan bupati Sumedang digelar 5 Juli 2018. “Tahapan Pilkada Sumedang tak lagi ditentukan oleh KPU Sumedang tapi dilakukan KPU pusat karena pilkada digelar serentak,” kata Hersa Santosa, anggota KPU Sumedang di kantornya, Selasa (1/11/2016).

Menurutnya, KPU Sumedang sudah menerima rancangan tahapan pilkada Sumedang yang dikeluarkan KPU pusat. “Rancangan tahapan sudah ada dan hari H pemungutan dan penghitungan pada 9 Juni 2018. Tapi ini baru rancangan saja dan belum ditetapkan,” kata Hersa.

Sehingga, terang dia, jika tak ada gugatan permohonan perselisihan hasil pemilihan maka penetapan calon terpilih dilakukan 24-25 Juni 2018. “Tapi kalau ada perselisihan maka menunggu keputusan pengadilan dan tiga hari pasca putusan akan ditetapkan hasil bupati terpilih,” katanya.

Hersa menyebutkan untuk tahapan pilkada dilakukan mulai Juli 2017. “Sedangkan untuk penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati akan dilakukan 22 Januari 2018,” katanya.

Disebutkan untuk masa kampanye dilakukan dengan rentang waktu yang panjang selama lima bulan. “Setelah ditetapkan calon bupati maka kampanye dilakukan dari 26 Januari 2018 sampai 5 Juni 2018 atau tiga hari sebelum pemungutan suara. Waktu kampanye cukup panjang selama lima bulan,” katanya.

Sebelumnya dalam dua kali pilkada Sumedang pemungutan suara selalu dilakukan Februari dan penetapan calon bupati dilakukan tiga bulan sebelumnya atau sekitar Desember. “Pilkada 2018 nanti dilakukan serentak untuk 16 kabupaten dan kota di Jawa Barat ditambah pemilihan gubernur Jabar,” kata Hersa.

Ia mengatakan, sebelumnya pilkada Sumedang digabung dengan pemilihan gubernur dan pilkada Cirebon serta Sukabumi