Tahun Depan Jabar Targetkan 100 Persen SMA/SMK Laksanakan UNBK

by -18 views
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menargetkan tahun depan SMA/SMK di Jawa Barat bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer 100 persen.
Terlebih saat ini kewenangan pengelolaan SMA/SMK telah menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sehingga pihaknya akan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas sekolah-sekolah di Jabar untuk bisa melaksanakan UNBK seluruhnya.
“UNBK sma udah terteib, baik sekolah maupun, tahun depan di dorong 100 persen dan melek teknologi,” ungkapnya saat melakukan kunjungan di SMA 1 Garut, Senin (10/4/2017).
Namun, ia tidak menampik saat ini masih ditemui sejumlah permasalahan, seperti halnya permasalahan komputer yang hilang di salah satu sekolah di Kabupaten Cianjur, pemblokiran server di daerah kota bandung, dan permasalahan konektifitas.
Sehingga pihaknya akan segera melakukan evaluasi mengenai permasalahan infrastruktur dan fasilitas dalam pelaksanaan UNBK kali ini. “Kalau masalah fasilitas, nanti kita anggarkan untuk segera dilakukan perbaikan,” imbuhnya.
Ia menilai, pelaksanaan UNBK ini akan mampu mengefisienkan anggaran dari UN yang reguler. Sehingga dengan dilakukan optimalisasi UNBK akan menghemat anggaran negara yang signifikan.
“Kekurangannya apa disetiap kabupaten, tahun depan 100 persen untuk mengurangi penggunaan biaya,” jelasnya.
Adapun permasalahan kekurangan fasilitas komputer yang masih terjadi pada UNBK kali ini tambah dia, bisa dilakukan dengan cara menggunakan fasilitas yang tersedia di sekolah-sekolah terdekat. Seperti halnya ketika SMK tidak memenuhi fasilitasnya, maka bisa menggunakan SMA yang belum melaksanakan UNBK, begitupun sebaliknya.
Maka dengan langkah tersebut akan menjadikan permasalahan infrastruktur bisa teratasi. Sebab menurut dia, selain untuk mengefektifkan standarisasi pencapaian pendidikan siswa, UNBK pun akan mampu mendorong siswa untuk menguasai teknologi yang dewasa ini menjadi sebuah kebutuhan yang primer.
“Siswa pun kan bisa didorong menguasai IT, maka ini akan bagus juga,” katanya.
Sehingga dengan pelaksanaan UNBK ini ia berharap siswa akan mampu melaksanakan Ujian Nasional dengan khidmat tanpa harus berpikiran lulus atau tidak, tapi tentu dengan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Terlebih saat ini UNBK tidak lagi menentukan kelulusan, sehingga siswa tidak harus lagi menghalalkan segala cara untuk mencapai kelulusan.
Hari ini, berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebanyak 196.768 siswa SMA/MA dan sederajat di 1.549 sekolah akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2017 yang akan dilaksanakan pada 10-13 April.