Tanpa Identitas, Wanita Muda Tewas Digorok di Rancaekek

by -363 views

Kebun Emas 486 x 60
jatinangorku.com (08/5)

Mayat wanita tanpa identitas yang diperkirakan berusia 19-20 tahun ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di Gunung Batu, Jalan Cipanas, Kp. Cipanas RT 01/RW 13 Desa Nanjungmekar, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung, Senin (6/5) pukul 09.00 WIB. 

Saat diperiksa petugas Polsek Rancaekek dan Tim Identifikasi Polres Bandung, pada leher korban terdapat luka bekas benda tajam. Korban diduga digorok pelaku dengan menggunakan senjata tajam. Bekas lukanya sepanjang 9 cm pada bagian leher. Selain itu ditemukan juga luka sayat pada bagian perut bagian atas.

Di lokasi kejadian ditemukan bercak darah sekitar 3 meter dari jasad korban. Selain itu, serangka golok juga ditemukan petugas. Ciri-ciri korban, mengenakan kaus putih dan celana legging hitam. Tidak jauh dari lokasi kejadian pun ditemukan celana dalam yang diduga milik korban berwarna oranye dan sendal jepit karet warna merah.

Kapolres Bandung, AKBP Kemas Ahmad Yamin melalui Kapolsek Rancaekek, AKP Hartomo mengatakan, dari hasil pemeriksaan, diduga wanita malang tersebut korban pembunuhan. “Untuk memastikan kita masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi,” kata Hartomo kepada wartawan di lokasi kejadian, kemarin.

Ketika ditanya apakah korban pun menjadi korban pemerkosaan, ia belum bisa memastikan. Untuk memastikannya harus dilakukan autopsi. “Untuk memastikan apakah sebelum dibunuh korban diperkosa jenazahnmya telah dikirim ke RSHS Bandung untuk diautopsi,” katanya.

Berbagai informasi yang dihimpun “GM” di lapangan, jenazah korban pertama kali ditemukan tergeletak di Gunung Batu oleh anak-anak yang sedang bermain di lokasi tersebut pukul 09.00 WIB. Sebelum ditemukan tewas, sejumlah warga Minggu (5/5) malam sempat melihat korban di daerah Gunung Batu.

Mayat Mr. X

Sementara itu, warga Dusun Caringin RT 03/RW 011 Desa Sayang Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang gempar menyusul ditemukannya mayat laki-laki tanpa identitas di teras kantor travel Umbara Trans Jalan Raya Ir. Soekarno Jatinangor, Senin (6/5) pukul 07.00 WIB. Tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban, yang diduga meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Informasi yang dihimpun wartawan, korban bukan warga Jatinangor dan diketahui mengalami gangguan jiwa.

(B.105/B.115)**

Kebun Emas 486 x 60